Selasa, 21 April 2026

Bertemu Menhan Sjafrie, Surya Paloh: Diskusi dari Hati ke Hati

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin bertemu dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di Kantor Kemenhan RI, Jakarta, pada Rabu (15/10/2025).

Tribunnews.com/Gita Irawan
Menteri Pertahanan RI - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bersama Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh usai menggelar pertemuan selama sekira satu jam di kantor Kementerian Pertahanan Jakarta Pusat pada Rabu (15/10/2025). Sjafrie menyebur Surya adalah Ketua umum partai politik di luar Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang pertama kali berkunjung ke Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI. 
Ringkasan Berita:
  • Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin bertemu dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.
  • Surya Paloh mengaku diberikan kehormatan yang luar biasa oleh Menhan Sjafrie.
  • Keduanya memiliki perhatian yang sama bagaimana melihat episode perjalanan kehidupan kebangsaan di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin bertemu dengan Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI, Jakarta, pada Rabu (15/10/2025).

Surya Paloh mengaku diberikan kehormatan yang luar biasa oleh Menhan Sjafrie.

"Mengingat persahabatan yang cukup lama, kami bisa berdiskusi jauh lebih dalam dari hati ke hati," ujarnya, Rabu.

Diskusi tersebut, jelasnya, dalam perhatian yang sama bagaimana melihat episode perjalanan kehidupan kebangsaan terkait obsesi besar yang ingin dicapai oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Menurutnya, di situlah tugasnya bersama seluruh komponen masyarakat yang berharap pemerintahan ini dapat berhasil mencapai tujuannya.

"Nah, tugas kita bagaimana agar keberhasilan itu bisa berjalan sesuai dengan harapan kita. Nah, itulah yang barangkali banyak kami bicarakan tadi secara internal dengan Bapak Menhan," terangnya.

Surya menegaskan bahwa pertemuan semacam ini berharga baginya, bahkan ia mendapatkan referensi secara khusus dari Sjafrie.

"Tapi sekali lagi pertemuan yang begini berharga bagi saya ini. Bahkan saya sebaliknya banyak mendapatkan referensi secara khusus dari Bapak Menhan." 

"Bagaimana posisi dan peran yang sudah dijalankan yang dianggap relatif cukup baik, tetapi bisa ditingkatkan ke arah yang lebih baik lagi. Nah, ini bagi saya adalah satu masukan yang juga berarti," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa pertemuan ini dilakukan dengan niat baik untuk kepentingan bagaimana agar perencanaan kehidupan berbangsa bisa lebih baik lagi ke depan.

"Inilah pertemuan yang bisa saya katakan cukup memberikan impresi tersendiri pada saya," paparnya.

Baca juga: Sjafrie Sebut Surya Paloh Ketum Parpol Pertama di Luar KIM yang Berkunjung ke Kemhan, PKS Menyusul

Lebih lanjut, Surya menyatakan bakal ada pertemuan lanjutan dengan Menhan Sjafrie.

"Pasti ada pertemuan lanjutan. Itu komunikasi tidak mungkin hanya selesai pada hari ini. Tetapi tadi dalam pembicaraan saya dengan Pak Menhan, bisa saja komunikasi itu tidak selamanya bisa dipahami dan dilaporkan dan diketahui oleh kawan-kawan pers ya," tuturnya.

Bantah Masuk Kabinet

Surya Paloh membantah partainya akan masuk ke dalam Kabinet Merah Putih di pemerintahan Presiden Prabowo.

Surya mengatakan hal itu juga tidak dibahas dalam pertemuan bersama Menhan Sjafrie yang digelar selama kurang lebih satu jam tersebut.

"Akhirnya, tidak semuanya pembicaraan kita itu mengarah kepada apakah memang sekarang NasDem di luar kabinet, nanti ada pembicaraan ke arah kabinet. Enggak ada."

"Tapi sekali lagi saya katakan, ada optimisme yang masih ada dan harus terjaga lebih baik untuk membangun optimisme, tidak hanya kelompok yang saya pahamin, tapi seluruh komponen dan elemen masyarakat lainnya," ucapnya.

Sementara itu, Sjafrie mengungkapkan Surya banyak memberi masukan-masukan informal tetapi penuh dengan komitmen nasionalisme dan patriotisme.

"Terima kasih Pak Surya Paloh, ini adalah kunjungan pertama partai politik di luar Koalisi Indonesia Maju," tutur Sjafrie.

Sebagai informasi, KIM atau Koalisi Indonesia Maju merupakan koalisi pemerintahan Prabowo-Gibran periode 2024–2029.

Ini merupakan koalisi partai politik yang mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dalam Pemilihan Presiden 2024.

Adapun partai politik anggota KIM inti adalah Gerindra, Golkar, Demokrat,  PAN, PSI, PBB, Garuda, Gelora, dan Prima. Sedangkan Nasdem dan PKS saat ini belum bergabung ke dalam koalisi.

Sjafrie juga mengaku mendapat laporan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan menyusul.

Menurutnya, pertemuan dengan PKS, rencananya digelar pada Jumat (17/10/2025) pekan ini.

"Saya kemarin sore juga mendengar laporan bahwa PKS juga akan berkunjung."

"Ini adalah kantornya rakyat, kantornya rakyat yang berdaulat tetapi di bidang stabilitas," ujarnya.

(Tribunnews.com/Deni/Gita)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved