Minggu, 31 Mei 2026

Program Makan Bergizi Gratis Disorot Dunia, Prabowo: Sudah Ciptakan 1,5 Juta Lapangan Kerja

Program Makan Bergizi Gratis disorot di Forbes Global CEO Conference 2025. Presiden Prabowo ungkap program ini menciptakan 1,5 juta lapangan kerja.

Tayang:
Editor: Content Writer
Dok. GERINDRA
MAKANAN BERGIZI GRATIS - Presiden Prabowo Subianto berbicara dalam Forbes Global CEO Conference 2025 di Jakarta, menegaskan program Makan Bergizi Gratis jadi motor pertumbuhan ekonomi rakyat. 

TRIBUNNEWS.COM — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto mendapat sorotan dalam Forbes Global CEO Conference 2025 yang digelar di St. Regis Jakarta, Rabu (15/10/2025).

Dalam forum yang dihadiri para pemimpin bisnis dunia tersebut, Chairman Forbes Media, Steve Forbes, menyoroti kemampuan Indonesia mengeksekusi kebijakan sosial berskala besar dengan dampak ekonomi nyata.

“Saat ini, beliau [Prabowo] memberi makan setiap hari jumlah penduduk yang setara dengan tujuh Singapura,” kata Steve.

Menanggapi hal itu, Presiden Prabowo Subianto menjelaskan bahwa program MBG kini telah menjangkau puluhan juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

“Sampai beberapa jam yang lalu, kami sudah memiliki 11.900 dapur. Dan hari ini kami memberi makan 35,4 juta orang. Ya, dan itu setara dengan tujuh Singapura,” ujar Prabowo.

Ia mengungkapkan, ide program ini lahir dari pengalamannya berkeliling daerah selama masa kampanye, ketika melihat langsung kondisi anak-anak yang kekurangan gizi.

“Setiap kali saya datang ke desa, saya melihat anak-anak kecil menyambut saya. Saya tanya umur mereka, dan sering kali saya terkejut. Anak laki-laki yang saya kira berusia empat tahun ternyata sepuluh tahun. Anak perempuan yang saya kira lima tahun ternyata sebelas tahun. Saya melihat langsung stunting, kekurangan gizi, dan kemiskinan,” kata Prabowo.

Presiden menegaskan pentingnya menjaga standar keamanan pangan yang tinggi dalam pelaksanaan program. “Bahkan satu pun kejadian tidak bisa diterima. Kami bertekad untuk membuatnya sedekat mungkin dengan nol kesalahan,” tegasnya, seraya menambahkan bahwa pemerintah telah meningkatkan pengawasan dan peralatan di seluruh dapur MBG di Indonesia.

Baca juga: Steve Forbes Puji Kepemimpinan Visioner Prabowo dalam Dialog di Forbes Global CEO Conference 2025

Selain berfokus pada gizi anak, program ini juga menjadi pendorong ekonomi lokal. Prabowo menjelaskan bahwa dapur-dapur MBG melibatkan petani dan pelaku usaha kecil di sekitarnya.

“Satu dapur akan membutuhkan 3.000 butir telur setiap dua atau tiga hari, 3.000 mentimun, 3.000 wortel, 3.000 tomat, 3.000 potong ayam, dan sebagainya. Jadi para petani lokal menyadari bahwa mereka memiliki jaminan pembayaran untuk hasil mereka,” ungkapnya.

Prabowo juga menyebutkan bahwa lembaga internasional menilai tinggi nilai ekonomi dari program tersebut.
“Saya menerima kunjungan dari delegasi Rockefeller Institute. Mereka mengatakan kepada saya, dari pengalaman mereka di banyak negara di dunia dengan program yang sama, mereka menemukan bahwa setiap 1 dolar yang dikeluarkan dalam program makan gratis, pengembalian dari satu dolar itu berada di antara 5 sampai 37 dolar. Ini luar biasa. Ini sangat besar dampaknya. Hal ini benar-benar membuat saya semakin bersemangat,” tambahnya.

Dalam sesi yang sama, Prabowo menegaskan bahwa program MBG tidak hanya meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi rakyat dan pencipta lapangan kerja dalam skala besar.

“Saya pikir pertumbuhan 8 persen sangat bisa dicapai. Misalnya, dengan program MBG ini saja, kami menciptakan langsung 1,5 juta lapangan kerja. Ada 30.000 dapur dan tiap dapur mempekerjakan sekitar 50 orang. Itu artinya 1,5 juta pekerjaan langsung,” jelasnya.

Lebih jauh, ia menilai bahwa dampak ekonomi dari program ini jauh melampaui angka tenaga kerja langsung. Setiap dapur MBG memicu terbentuknya rantai pasok baru yang memberdayakan petani, peternak, nelayan, dan pelaku usaha kecil di sekitar lokasi produksi.

“Setiap dapur menciptakan sekitar 15 wirausaha lokal baru. Ada yang menjual telur, sayur, ikan, daging, satu lagi garam. Dan masing-masing dari mereka memiliki 5, 10, atau 15 pekerja,” ujar Prabowo.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved