Selasa, 12 Mei 2026

Setahun Pemerintahan Prabowo dan Gibran

Kinerja Prabowo-Gibran dan Jokowi-Ma'ruf Amin Setahun Pertama Versi Survei, Siapa Terbaik?

Begini perbandingan Prabowo-Gibran dan Jokowi-Ma'ruf Amin dalam satu tahun pertama pemerintahan berdasarkan hasil survei. Ini hasilnya.

Tayang:
Kolase Tribunnews.com
KINERJA SETAHUN PERTAMA - Berikut perbandingan kepuasan publik terhadap kinerja Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dan Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin. Adapun penilaian itu berdasarkan hasil survei yang dilakukan beberapa lembaga. Selain itu, penilaian berdasarkan kinerja di tahun pertama pemerintahan masing-masing. Berikut hasilnya. 
Ringkasan Berita:
  • Berikut hasil survei yang membandingkan kinerja Prabowo-Gibran dan Jokowi-Ma'ruf Amin selama satu tahun pemerintahannya.
  • Ada empat lembaga survei yang dikutip hasilnya untuk memperlihatkan kinerja Prabowo-Gibran dan Jokowi-Ma'ruf Amin.
  • Jika merujuk dari hasil survei, kinerja kedua pasangan tersebut hampir mirip di mana kepuasan publik berada di atas 50 persen.

TRIBUNNEWS.COM - Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka telah menjabat sebagai Presiden RI selama setahun pada Senin (20/10/2025) hari ini.

Beberapa lembaga survei pun telah merilis kinerja Prabowo dari sisi kepuasan publik.

Berdasarkan catatan Tribunnews.com hingga hari ini, ada dua lembaga yang telah merilis hasil surveinya yakni Poltracking dan Center of Economic and Law Studies (Celios).

Survei dari kedua lembaga itu menunjukkan hasil yang kontras terkait kepuasan publik terhadap kepemimpinan Prabowo dan Gibran dalam setahun pertama.

Tribunnews.com pun lantas membandingkan hasil survei Prabowo-Gibran dengan mantan Presiden, Joko Widodo (Jokowi) dan mantan Wakil Presiden, Ma'ruf Amin terkait kinerja di tahun pertama pemerintahannya.

Adapun Tribunnews.com turut mengutip hasil survei yang dirilis oleh dua lembaga. Namun, lembaga yang diambil datanya berbeda dengan yang melakukan survei terhadap kinerja Prabowo-Gibran.

Dua lembaga yang dimaksud yakni Litbang Kompas dan Populi Center. 

Lalu bagaimana perbandingan kepuasan publik terhadap Prabowo-Gibran dan Jokowi-Ma'ruf Amin di tahun pertama pemerintahan?

Baca juga: IndoStrategi Rilis 10 Kementerian Terbaik, 4 Diantaranya Disebut Menteri Kunci Prabowo

Kepuasan Publik Prabowo-Gibran

Survei Poltracking: Tingkat Kepuasan Tembus 78,1 Persen

Direktur Eksekutif Poltracking, Hanta Yuda, mengungkapkan kepuasan publik terhadap kinerja Prabowo-Gibran dalam setahun pertama pemerintahan mencapai 78,1 persen.

"Ini adalah gabungan tingkat kepuasan kinerja pemerintah Prabowo-Gibran. Jadi secara pemerintahan gabungan, pemerintahan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran. Jadi 78,1 persen mengatakan puas, 19,3 persen yang tidak puas," ujar Hanta, Minggu (19/10/2025). 

Hanta membeberkan sejumlah alasan sehingga kepuasan publik terhadap kinerja Prabowo-Gibran bisa hampir 80 persen.

Di antaranya yakni kepemimpinan mereka dianggap tegas, adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG), jaminan layanan kesehatan, hingga terkait akses pendidikan.

Di sisi lain, Hanta turut membeberkan ketidakpuasan publik terhadap kinerja Prabowo-Gibran yaitu ekonomi dianggap belum stabil hingga minimnya lapangan kerja yang tersedia.

"Ekonomi yang belum stabil, bantuan tidak tepat sasaran, kasus korupsi, harga kebutuhan pokok mahal, kurangnya lapangan kerja, kinerja yang belum terbukti," jelas Hanta.

Adapun survei yang dilakukan Poltracking dilakukan pada 3-10 Oktober 2025 dengan melibatkan 1.220 responden dan diwawancara secara langsung.

Sementara metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Survei Celios: Prabowo Peroleh Nilai 3 dari 10, Gibran Dinilai 2

Kontras dengan hasil Poltracking, survei yang dilakukan Celios justru menunjukkan kinerja Prabowo-Gibran yang masih buruk.

Pasalnya, kinerja Prabowo hanya memperoleh nilai 3 dari 10. Sementara, Gibran diberi nilai 2 dari 10.

Direktur Kebijakan Fiskal Celios, Media Wahyu Askar membeberkan beberapa penyebab penilaian buruk terhadap kinerja Prabowo-Gibran seperti lemahnya koordinasi antarlembaga, buruknya komunikasi publik, hingga realisasi sejumlah program prioritas yang dianggap lambat.

"Pak Prabowo Subianto mendapatkan skor 3 dari 10, sementara Gibran 2 dari 10. Selama setahun terakhir, banyak kebijakan yang belum menunjukkan dampak nyata bagi publik," ujarnya, dikutip dari laman resmi Celios.

Berdasarkan hasil survei yang diunggah, cuma ada satu persen responden yang menyatakan kinerja Prabowo-Gibran 'sangat baik'.

Sementara hampir separuh responden menyatakan kinerja mereka masuk dalam kategori 'sangat buruk'.

Celios pun menganggap hasil survei ini menjadi peringatan terkait legitimasi pemerintahan Prabowo-Gibran di mata publik.

Dengan predikat ini, pemerintahan Prabowo-Gibran terancam kehilangan kepercayaan oleh publik jika tidak ada perbaikan kinerja secara substantif.

Secara lebih detil, rendahnya persentase kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran juga disebabkan buruknya kinerja dari para menterinya.

Ada 10 menteri yang dianggap berkinerja buruk dan harus diganti. Mereka adalah:

  1. Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia (poin -151)
  2. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana (poin -81)
  3. Menteri HAM, Natalius Pigai (poin -79)
  4. Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni (poin -56)
  5. Menteri Kebudayaan, Fadli Zon (poin -36)
  6. Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana (poin -34)
  7. Menteri Koodinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (poin -22)
  8. Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan, Budiman Sudjatmiko (poin -14)
  9. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Yandri Susanto (poin -10)
  10. Menteri Agraria dan Tata Ruang, Nusron Wahid (poin -7)

Adapun survei ini melibatkan 1.338 responden dan 120 jurnalis dari 60 lembaga pers di seluruh Indonesia.

Sementara, survei dilakukan pada 30 September-13 Oktober 2025.

Kepuasan Publik ke Jokowi-Ma'ruf Amin

Litbang Kompas: 45,2 Persen Responden Puas 

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan pada 14-16 Oktober 2020, hanya 45,2 persen yang merasa puas dengan kinerja Jokowi-Ma'ruf Amin di tahun pertama kepemimpinannya.

Sementara 52,5 persen merasa tidak puas dan sangat tidak puas.

Litbang Kompas membidik tingkat kepuasan responden terutama di bidang perekonomian, politik dan keamanan, penegakan hukum, serta kesejahteraan sosial. 

Hasilnya, kepuasan di bidang kesejahteraan sosial menempati persentase tertinggi, yaitu 52,2 persen.  Namun, pada saat yang sama ada 41 persen responden yang merasa tidak puas. 

Sementara itu, di bidang politik dan keamanan, 52,7 persen responden merasa tidak puas dan sangat tidak puas. Hanya 44,1 persen responden yang merasa puas dan sangat puas terhadap kinerja Jokowi-Ma'ruf. 

Kondisi yang sama juga ditunjukkan pada bidang perekonomian. 

Di mana hanya 42,5 persen responden yang merasa puas dan sangat puas terhadap kinerja Presiden dan Wapres. Namun, 55,9 persen responden merasa tidak puas dan sangat tidak puas terhadap kinerja pemerintahan.

Adapun survei ini melibatkan 529 responden dengan margin of error kurang lebih 4,3 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populi Center: 60,7 Persen Puas Kinerja Jokowi, 39 Persen Puas Kerja Ma'ruf Amin

Sementara, berdasarkan survei yang dilakukan Populi Center pada 21-30 Oktober 2020, ada 60,7 persen responden yang puas terhadap kinerja Jokowi.

Lalu, hanya 39 persen yang puas atas kinerja Ma'ruf Amin.

Sedangkan kepuasan terhadap kinerja kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin yakni mencapai 60,8 persen, sedangkan yang tidak puas sebanyak 20,5 persen.

Adapun survei ini dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan melibatkan 1.000 responden.

Margin of error dari survei ini kurang lebih 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto/Nanda Lusiana Putri/Reza Deni)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved