Rabu, 8 April 2026

Konferensi Simulasi Sidang PBB Digelar di Bali, Diikuti 700 Anak Muda dari 20 Negara

Simulasi sidang majelis umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) digelar di Bali pada 17-20 Oktober 2025, yang diikuti 700 peserta dari 20 negara.

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Wahyu Aji
Dokumentasi AWMUN
KONFERENSI AWMUN - Ratusan anak muda dari berbagai belahan dunia berkumpul di Bali, dalam acara Asia World Model United Nations XII (AWMUN XII). Acara ini bukan sekedar konferensi, melainkan simbol dari kebangkitan diplomasi muda yang diakui menjadi salah satu ajang Model United Nations (MUN) terbesar di Asia Pasifik. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Simulasi sidang majelis umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) digelar di Bali pada 17-20 Oktober 2025, yang diikuti 700 peserta dari 20 negara.

Ajang pembelajaran diplomasi ini juga menjadi yang terbesar di kawasan Asia Pasifik.

Dalam konferensi ini, turut hadir lima dewan PBB diantaranya United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO), United Nations Environment Programme (UNEP), United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR), World Health Organization (WHO), dan Economic and Social Council (ECOSOC). 

Tema yang diusung adalah Encouraging Regional Growth, Promoting Global Stability, di mana generasi muda diajak untuk memahami kemajuan regional dan perdamaian global lewat simulasi diplomasi.

Para peserta konferensi juga diajak memahami situasi global yang terus berubah mulai dari ketegangan politik, krisis kemanusiaan, hingga ketimpangan ekonomi, kerjasama lintas kawasan menjadi hal yang penting. 

Presiden Internasional Global Network Muhammad Fahrizal selaku pihak yang menaungi konferensi ini, mengatakan kegiatan ini bukan hanya wadah pembelajaran di skala internasional, tapi juga kesempatan bagi anak untuk tumbuh sebagai pemimpin masa depan, dalam lingkungan yang profesional, terstruktur, dan mengutamakan keselamatan di tiap tahapnya. 

"Keterampilan manusia yang membangun kepercayaan, menciptakan aliansi, dan menginspirasi gerakan bersifat abadi. Dan kalian, para delegasi di ruangan ini, kalianlah generasi yang akan membawa keterampilan ini ke dalam dunia yang membutuhkannya lebih dari sebelumnya." kata Fahrizal.

International Global Network sendiri merupakan organisasi pendidikan dan kepemudaan yang berfokus pada pengembangan potensi generasi muda melalui pendidikan global dan pengalaman lintas budaya. 

Sejak berdirinya pada tahun 2016 hingga saat ini, International Global Network berfokus pada kegiatan yang bukan sekadar simulasi diplomasi, tetapi pengalaman transformatif untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan generasi muda.

Baca juga: Generasi Muda Jadi Penggerak Tren Baru Golf di Indonesia

International Global Network mempersiapkan konferensi berikutnya yaitu Asia Youth International Model United Nations ke-19 yang akan diselenggarakan pada 21-24 November 2025 di Bangkok, Thailand.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved