Setahun Pemerintahan Prabowo dan Gibran
Isu Pangan Jadi Sorotan Publik, Begini Penilaian dan Evaluasi ke Menteri Kabinet Merah Putih
Survei nasional IPO bertajuk “Satu Tahun Pemerintahan Prabowo Subianto: Evaluasi dan Catatan Publik” digelar pada 9–17 Oktober 2025
Ringkasan Berita:
- Kinerja menteri dalam satu tahun pemerintahan Prabowo Subianto
- Survei digelar pada 9–17 Oktober 2025
- Survei melibatkan 1.200 responden di seluruh Indonesia
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia Political Opinion (IPO) menggelar survei terhadap kinerja menteri Kabinet Merah Putih dalam satu tahun pemerintahan Prabowo Subianto.
Kabinet Merah Putih adalah kabinet pemerintahan Indonesia ke-41 yang dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk masa jabatan 2024–2029.
Baca juga: Menteri LH & Gubernur DKI Jakarta Tawarkan Solusi untuk Hujan Mengandung Mikroplastik di Jabodetabek
IPO adalah sebuah lembaga riset dan konsultan politik yang melakukan survei opini publik dan analisis isu-isu politik di Indonesia. IPO sering merilis hasil surveinya melalui berbagai media massa, dan pandangan mereka sering dikutip oleh media dan komentator politik.
Survei nasional IPO bertajuk “Satu Tahun Pemerintahan Prabowo Subianto: Evaluasi dan Catatan Publik” digelar pada 9–17 Oktober 2025, dan melibatkan 1.200 responden di seluruh Indonesia.
Baca juga: Kepala BGN: Kabinet Merah Putih Lulus di Tahun Pertama, dapat Nilai 8 dari Presiden Prabowo
Pengambilan sampel menggunakan teknik stratified multistage random sampling (SMRS). Margin of Error sebesar 2,9 persen dengan tingkat akurasi sebesar 95 persen.
Dalam cluster kinerja para menteri koordinator, Zulkifli Hasan (Zulhas) menjadi Menteri Koordinator dengan 24,2 persen dukungan publik, Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (16,1%) dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (12,4%).
Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah, menilai hal tersebut menunjukkan keberhasilan Zulhas menjaga stabilitas pangan dan kesejahteraan petani, sekaligus memperkuat kebijakan pemerintah di sektor pangan nasional.
“Zulkifli Hasan cukup berhasil menjaga stabilitas pangan dan memastikan kebijakan pemerintah berdampak nyata bagi masyarakat bawah. Publik menilai langkah-langkahnya konkret dan hasilnya bisa dirasakan, terutama di wilayah pedesaan,” ujar Dedi dalam keterangannya, Rabu (22/10/2025).
Ditambahkan Dedi, pihaknya mencatat bahwa harga sembako murah menjadi isu paling penting yang diharapkan publik segera ditangani pemerintah, dengan tingkat persepsi 26,1%.
Di bawahnya, pemberantasan pungli dan korupsi (17,9%) serta penyediaan lapangan kerja (11,6%) juga menjadi perhatian utama masyarakat.
Temuan ini menunjukkan pentingnya peran sektor pangan dan distribusi bahan pokok — bidang yang berada di bawah koordinasi langsung Zulhas — dalam menjawab kebutuhan dasar publik.
Dedi menambahkan, posisi Menko Pangan yang strategis membuat Zulhas berperan penting dalam mengawal program prioritas nasional di bidang ketahanan pangan dan ekonomi rakyat.
“Dari sisi persepsi publik, Zulhas tampil menonjol karena mampu menyeimbangkan peran teknokratis dan politik. Ia tidak hanya populer, tapi juga dinilai kompeten dan tepat memegang amanah,” kata dia.
Sementara untuk kinerja menteri secara keseluruhan, dalam hasil survei tersebut, Zulhas menempati peringkat keempat sebagai menteri berkinerja paling baik dengan dukungan publik sebesar 9,8%.
Posisinya terpaut tipis dari tiga besar, yakni Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Menteri Luar Negeri Sugiono.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kabinet-Merah-Putih-menjalani-retreat-hari-kedua-di-Akademi-Militer-Akmil.jpg)