Jumat, 15 Mei 2026

Soal Bahasa Portugis Diajarkan di Sekolah, Komisi X DPR: Harus Punya Dasar yang Jelas

Ketua Komisi X DPR menyambut baik bahasa Portugis jadi mata pelajaran di sekolah tapi harus ada dasar yang kuat sebelum kebijakan diterapkan.

Tayang:
Foto tangkapan layar
BAHASA PORTUGIS - Presiden Prabowo Subianto menerima Kunjungan Presiden Brasil Lula da Silva di Istana Merdeka, Jakarta,  Kamis (23/10/2025). Ketua Komisi X DPR menyambut baik bahasa Portugis jadi mata pelajaran di sekolah tapi harus ada dasar yang kuat sebelum kebijakan diterapkan. /Youtube: Sekretariat Presiden 

Ringkasan Berita:
 
  • Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian menyambut baik langkah Presiden Prabowo Subianto memerintahkan bahasa Portugis menjadi mata pelajaran di sekolah.
  • Namun, Hetifah menekankan pentingnya dasar yang kuat baik dari segi manfaat strategis, hubungan diplomatik, maupun relevansinya dengan kebutuhan masa depan siswa sebelum kebijakan itu diterapkan.
  • Hetifah juga mendorong Kementerian Pendidikan melakukan kajian mendalam sebelum mengintegrasikan bahasa Portugis ke dalam kurikulum nasional. 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menyambut baik langkah Presiden Prabowo Subianto yang memerintahkan agar bahasa Portugis menjadi mata pelajaran di sekolah.

Namun, Hetifah menekankan pentingnya dasar yang kuat sebelum kebijakan tersebut diterapkan.

"Namun, perlu dipastikan bahwa pengajaran bahasa Portugis, seperti juga bahasa asing lainnya, memiliki dasar yang jelas, baik dari segi manfaat strategis, hubungan diplomatik, maupun relevansinya dengan kebutuhan masa depan siswa," kata Hetifah kepada Tribunnews.com, Jumat (24/10/2025).

Hetifah juga mendorong Kementerian Pendidikan melakukan kajian mendalam sebelum mengintegrasikan bahasa Portugis ke dalam kurikulum nasional. 

Kajian itu, menurut dia, dapat mencakup potensi kerja sama dengan negara-negara berbahasa Portugis seperti Brasil, Portugal, dan Timor Leste.

"Kami berharap Kementerian Pendidikan juga melakukan kajian terkait potensi kerja sama dengan negara-negara berbahasa Portugis, misalnya Brasil, Portugal, dan Timor Leste, serta dampak implementasinya terhadap kurikulum yang sudah padat," ujar Hetifah.

Baca juga: Prabowo Perintahkan Bahasa Portugis Masuk dalam Pendidikan di Indonesia

Prinsipnya, kata Hetifah, Komisi X DPR mendukung setiap kebijakan pendidikan yang memperkuat daya saing global pelajar Indonesia. 

Namun, ia mengingatkan agar perencanaan dilakukan secara matang dan tetap menjaga prioritas bahasa Indonesia serta bahasa daerah sebagai identitas bangsa.

 

Bahasa Portugis Diajarkan di Sekolah 

Bahasa Portugis akan menjadi salah satu prioritas disiplin bahasa yang akan diajarkan di sekolah sekolah Indonesia. 

Hal itu disampaikan Presiden Prabowo saat menggelar pertemuan dengan Presiden Brasil Lula da Silva di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (23/10/2025).

"Saya yakin bahwa dalam waktu yang akan datang kita akan menghasilkan capaian lebih baik. Sebagai bukti bahwa kami memandang Brasil sangat penting saya telah merumuskan bahwa bahasa Portugis akan menjadi salah satu prioritas bahasa disiplin pendidikan Indonesia," kata Prabowo.

KUNJUNGAN KENEGARAAN - Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva berjalan untuk pemeriksaan pasukan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (23/10/2025). Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Presiden Brasil guna membahas isu-isu global dan bilateral termasuk penguatan kerja sama kedua negara di sejumlah bidang. Tribunnews/Jeprima
KUNJUNGAN KENEGARAAN - Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva berjalan untuk pemeriksaan pasukan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (23/10/2025). Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Presiden Brasil guna membahas isu-isu global dan bilateral termasuk penguatan kerja sama kedua negara di sejumlah bidang. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/Jeprima)

Presiden akan menginstruksikan Mendiktisaintek Brian Yuliarto dan Mendikdasmen Abdul Muti untuk mulai mengajarkan bahasa Portugis di sekolah sekolah.

"Ini bukti bahwa ini memandang hubungan Brazil dan Indonesia sangat besar," katanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved