Sabtu, 2 Mei 2026

Alvaro Bocah Hilang Ditemukan Meninggal

Puan Minta Kasus Tewasnya Alvaro Diusut Tuntas: Tanggung Jawab Negara

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta aparat untuk mengusut tuntas kasus Alvaro Kiano Nugroho (6) yang ditemukan meninggal dunia.

Tayang:
WartaKotalive.com
KEMATIAN ALVARO – Tugimin (71) memegang foto cucunya, Alvaro Kiano Nugroho (6), mengenakan seragam pilot saat kegiatan sekolah di TK Mardi Lestari. Polisi mengungkap manipulasi ayah tirinya, Alex Iskandar, yang berpura-pura mencari Alvaro, padahal justru menjadi pelaku penculikan dan pembunuhan. 

Ringkasan Berita:
  • Ketua DPR RI Puan Maharani meminta aparat untuk mengusut tuntas kasus Alvaro Kiano Nugroho (6) yang ditemukan meninggal dunia setelah sempat hilang sejak Maret 2025.
  • Puan menegaskan, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan situasi darurat yang harus ditanggapi secara seksama.
  • Ia menyebut, pimpinan DPR akan meminta komisi terkait memanggil pihak-pihak yang bertanggung jawab.

TRIBUNNEWS.COM - Ketua DPR RI, Puan Maharani meminta aparat untuk mengusut tuntas kasus Alvaro Kiano Nugroho (6) yang ditemukan meninggal dunia setelah sempat hilang sejak Maret 2025.

Pelaku penculikan dan pembunuhan terhadap Alvaro bernama Alex Iskandar (49), ayah tiri korban yang bunuh diri saat sedang diperiksa oleh pihak kepolisian.

Puan menegaskan, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan situasi darurat yang harus ditanggapi secara seksama.

"Karena hal-hal seperti ini memang bukan hanya merupakan tanggung jawab dari keluarga atau sekolah juga merupakan tanggung jawab dari negara." 

"Karenanya kami meminta kepada seluruh stakeholder yang terkait untuk bisa menindaklanjuti hal ini secara serius," ucap Puan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (25/11/2025).

Ia menyebut, pimpinan DPR akan meminta komisi terkait memanggil pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Nantinya, fokus pembahasan ialah pada evaluasi sistem perlindungan anak dan penanganan kasus kekerasan.

"Dan di DPR kami akan meminta komisi terkait untuk memanggil dan menindaklanjuti hal ini secara serius untuk bisa melakukan langkah-langkah yang komprehensif dan mengevaluasi."

"Jangan sampai hal ini kemudian terulang lagi dan bisa dilakukan tindak lanjut ataupun langkah-langkah yang lebih efektif ke depannya," tuturnya.

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) ini menilai, kasus pembunuhan terhadap Alvaro menambah daftar kekerasan terhadap perempuan dan anak yang menjadi perhatian serius nasional.

“Kami sangat prihatin dan turut berbelasungkawa. Tentu saja, ini merupakan, sudah merupakan darurat, situasi darurat yang memang harus ditanggapi secara saksama,” ungkapnya.

Baca juga: Ketua DPR Minta Kasus Kematian Alvaro Kiano Ditangani Serius

Alex Iskandar sempat mendatangi Polsek Pesanggrahan dan ikut mengantar keluarga mencari ke berbagai kota, seolah berupaya menemukan sang bocah. 

Namun, belakangan polisi memastikan pelaku penculikan dan pembunuhan terhadap Alvaro adalah Alex.

Saat itu bulan Ramadan, menjelang Magrib, ia dijemput ayah tirinya dengan iming-iming akan dibelikan mainan.

Bocah enam tahun itu terus menangis saat dibawa dari masjid hingga akhirnya dibekap sampai tewas.

Sebelum hilang, Alvaro tinggal bersama kakek‑neneknya di Pesanggrahan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved