PKS Temui Demokrat, Almuzammil Mengaku Hanya Bicarakan Pemerintahan saat Ini
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzammil Yusuf menjawab pertanyaan media soal maksud kedatangan pihaknya ke markas Demokrat.
Ringkasan Berita:
- Presiden PKS Almuzammil Yusuf menegaskan kunjungan ke DPP Partai Demokrat hanya untuk memperkenalkan pengurus baru PKS yang dikukuhkan Juni 2025.
- Almuzammil menanggapi santai pertanyaan soal arah politik PKS dan Demokrat di Pemilu 2029.
- Ia menyebut dinamika politik 2029 masih terlalu jauh dan tidak bisa diprediksi.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzammil Yusuf menjawab pertanyaan media soal maksud kedatangan pihaknya ke markas DPP Partai Demokrat, di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (25/11/2025).
Kepada awak media, Almuzammil secara tegas menyatakan kalau pertemuan pihaknya ke Partai Demokrat hanya sebatas untuk memperkenalkan pengurus baru DPP PKS yang baru dikukuhkan Juni 2025 lalu.
Ketika disinggung ada atau tidaknya pembahasan soal arah politik PKS dan Partai Demokrat di Pemilu 2029 mendatang, Almuzammil menanggapi santai.
Menurut Almuzammil, saat ini yang menjadi konsentrasi PKS bersama Partai Demokrat adalah menyukseskan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
"Saya kira konsentrasi kita adalah bagaimana kepemimpinan Pak Prabowo ini memberikan maslahat kesuksesan, kebahagiaan kepada 280 juta rakyat Indonesia," kata Almuzammil saat jumpa pers usai bertemu AHY di Ruang Auditorium Yudhoyono, Kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat.
Kata dia, konsentrasi tersebut juga merupakan salah satu cita-cita para pendahulu bangsa Indonesia.
Di mana, dalam pembukaan UUD 1945 ditegaskan bahwa kalua setiap pemimpin negara harus bisa memberikan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa.
"Itulah cita-cita juga kemerdekaan kita. Cita-cita dalam pembukaan, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, melindungi segenap bangsa dan tumpah darah, ikut melaksanakan ketertiban dunia. Itu kan tujuan berbangsa bernegara di situ," ucap dia.
Atas hal tersebut, Almuzammil menegaskan pertemuan dengan AHY dan jajaran pengurus Partai Demokrat ini tidak terlepas dari pembahasan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto
Perihal dengan arah politik PKS dan Partai Demokrat di 2029, Almuzammil menyebut hal itu pasti akan menimbulkan dinamika yang tidak terprediksi nantinya.
"Sekarang lokomotifnya ada di Pak Prabowo dan kita berada di dalamnya. Ini tentu konsen kita pertama. Bahwa nanti 2029 itu masih terlalu jauh, dinamika politik itu unpredictable. Insya Allah yang terbaik untuk bangsa dan negara. Kita selalu berdoa," ucap dia.
Penjelasan AHY
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Kata putra sulung dari Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut, Partai Demokrat dan PKS masih mengedepankan suksesnya pemerintahan Presiden Prabowo.
"Dan kita berharap bahwa pemerintahan Pak Presiden Prabowo Subianto ini. Bisa semakin efektif untuk menjalankan sejumlah agenda prioritas," kata AHY.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/dikunjungi-pks-sd.jpg)