Minggu, 19 April 2026

Regen Technology Showcase 2025 Digelar Di TPA Talang Gulo, Berikan Sampah Kesempatan Kedua

Acara Regen Technology Showcase 2025 bertujuan untuk memperkenalkan inovasi terbarunya dalam pengelolaan sampah kepada publik dan para stakeholder.

|
Editor: Content Writer
Istimewa
PENGELOLAAN SAMPAH - PT Regen Bioteknologi Solusi Indonesia menggelar acara Regen Technology Showcase 2025 pada Kamis (27/11/2025) di TPA Talang Gulo. 

TRIBUNNEWS.COM, JAMBI - PT Regen Bioteknologi Solusi Indonesia hari ini Kamis (27/11/2025) menggelar acara Regen Technology Showcase 2025. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan teknologi ALFIMER untuk pengelolaan sampah kepada publik dan para stakeholder. 

Lokasi acara dipilih di TPA Talang Gulo, yang menjadi sentra pengelolaan sampah yang sedang diubah menjadi pusat pengolahan modern melalui kolaborasi perusahaan dengan Pemerintah Kota Jambi.

Acara ini menghadirkan ilmuan dari Tsinghua University China, universitas nomor 1 di negara tersebut. Kehadiran para ahli ini untuk mempelajari lebih lanjut mengenai teknologi ALFIMER milik Regen untuk pengelolaan sampah di skala global.

Slogan acara yang diusung adalah "Memberikan Sampah Kesempatan Kedua untuk Bermanfaat bagi Kehidupan". Pesan ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk mengubah sampah yang dulunya dianggap limbah menjadi sesuatu yang berharga.

"Showcase kami mengundang para rekan untuk melihat langsung proses pengolahan sampah menggunakan teknologi ALFIMER yang kami lakukan," ujar Heryadi Putra Chan CEO Regen Indonesia.
 
Yang menjadi fokus utama dalam showcase ini adalah proses pengeringan sampah melalui teknologi ALFIMER yang dikembangkan oleh  Regen. Teknologi ini bekerja secara biologis tanpa membutuhkan energi besar maupun proses pembakaran, sehingga lebih aman dan ramah lingkungan.

Melalui inovasi tersebut, sampah yang semula menjadi beban dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi seperti kompos, material daur ulang, hingga bahan bakar alternatif. Tidak hanya mengurangi dampak lingkungan, teknologi ini juga membuka peluang ekonomi baru yang besar di Indonesia.

Penerapan teknologi ALFIMER di TPA Talang Gulo diharapkan menjadi contoh model pengelolaan sampah yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan untuk masa depan.

Acara hari ini bukan hanya tentang PT Regen saja, tetapi juga bagaimana kita semua dapat menjadi solusi dalam permasalahan sampah yang telah menjadi masalah global. Pesan kolaboratif ini menjadi inti dari pidato-pidato para pembicara.

Pada kesempatan ini, perusahaan juga mengundang para pakar dari berbagai bidang untuk berkolaborasi kedepannya. Tujuannya adalah untuk mengembangkan teknologi pengelolaan sampah yang lebih canggih.

Kolaborasi khusus akan difokuskan untuk menangani sampah di TPA Talang Gulo. "Yang kita lakukan hari ini hanya awal dari perjalanan yang jauh lebih besar," ungkap Heryadi Putra Chan CEO Regen Indonesia.

Selain ilmuan dari universitas Cina, hadir juga perusahaan pembuat mesin dari negara tersebut. Mereka akan melakukan studi karakteristik sampah di Indonesia untuk menyesuaikan teknologi mereka.

Nanti, akan dilakukan kolaborasi teknologi antara pihak China dengan PT Regen. Di antaranya adalah penggunaan mesin pengolahan sampah yang mampu mengolah 2 ribu ton sampah setiap hari.

PT Regen yang memiliki kehadiran di Malaysia dan Indonesia berfokus pada solusi pengelolaan sampah melalui teknologi modern. Dengan kolaborasi dengan Pemerintah Kota Jambi, mereka bertujuan menjadikan TPA Talang Gulo sebagai pusat pengolahan sampah modern dengan target Zero Waste dalam lima tahun ke depan, menghasilkan kompos, plastik daur ulang, dan RDF (Refuse Derived Fuel).

Adapun tamu yang hadir hari ini adalah Dr. Hu Yu Peng - Tsing Hua Universit, Mr. Qiu XiaoCun - CEO of QingLv Global, Mr. Chris - Shanghai Phelix Co. Ltd.

Baca juga: Pemerintah Dorong Optimalisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved