Senin, 11 Mei 2026

Natal dan Tahun Baru 2026

4 Sasaran Utama Pengamanan Nataru, Korlantas Siapkan Pemantauan Terpusat di KM 29

Korlantas Polri menetapkan empat sasaran utama pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) dalam Operasi Lilin 2025.

Tayang:
Tribunnews.com/Alfarizy Ajie Fadhillah
OPERASI LILIN - Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho (tengah) didampingi Anggota DPR RI Komisi III Hinca Panjaitan dan pemangku kebijakan terkait usai pengecekan kesiapan Posko Operasi Lilin 2025 di Command Center KM 29 Tol Jakarta–Cikampek, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (28/11/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Korlantas Polri menetapkan empat sasaran utama pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) dalam Operasi Lilin 2025
  • Anggota Komisi III DPR RI ikut meninjau  persiapan lalu lintas menyambut Natal dan Tahun Baru 2026
  • Kakorlantas memastikan setiap titik rawan kemacetan hingga potensi insiden sudah masuk dalam skenario cara bertindak Polri saat Operasi Lilin berlangsung

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia (Korlantas Polri) menetapkan empat sasaran utama pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) dalam Operasi Lilin 2025. 

Operasi Lilin 2025 akan digelar mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026 untuk mengamankan arus mudik Natal dan Tahun Baru.

Keempat titik itu mencakup jalan tol, jalan arteri, kawasan wisata, dan tempat ibadah, ditambah pengamanan penyeberangan di sejumlah pelabuhan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho, saat meninjau langsung kesiapan posko pemantauan di Command Center KM 29 Tol Jakarta–Cikampek, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (28/11/2025) pagi. 

Kakorlantas memastikan setiap titik rawan kemacetan hingga potensi insiden sudah masuk dalam skenario cara bertindak Polri saat Operasi Lilin berlangsung.

"Yang pertama adalah lokasi jalan tol, yang kedua arteri, yang ketiga itu tempat-tempat wisata, termasuk juga tempat-tempat ibadah. Ini nanti akan kita pantau, dan penyeberangan Pelabuhan,” ujar Irjen Agus. 

Ia menegaskan pemantauan dari Command Center KM 29 memungkinkan Polri mengambil keputusan cepat terhadap kondisi lalu lintas real-time. 

"Ini nanti akan kami pantau di tempat ini sehingga skenario daripada kondisi terupdate pada saat itu. Kami bisa melakukan cara bertindak yang tepat," ujarnya.

Dalam pengecekan itu, Irjen Agus didampingi berbagai pemangku kepentingan.

Mulai dari Staf Utama Operasi (Stamaops) Polri, Anggota DPR RI Komisi III, Kementerian Komdigi, Kementerian Perhubungan, Dirut Jasa Raharja, Jasa Marga, dan Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP), dan Dirlantas Polda Metro.

Ia menyebut koordinasi lintas lembaga penting karena operasi Nataru menyangkut mobilitas nasional dalam skala besar. 

"Kami melakukan rapat koordinasi dan kolaborasi sekalian pengecekan industri teknologi digital korlantas yang sudah terintegrasi dengan stakeholder," tambahnya.

Irjen Agus menegaskan seluruh rangkaian pemantauan dan pengamanan akan dimulai pada 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. 

Sorotan Anggota DPR

Anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan yang ikut meninjau menyebut persiapan Korlantas tahun ini sangat matang. 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved