Banjir Bandang di Sumatera
5 Kritik dan Sindiran yang Dihunjamkan ke Menhut Raja Juli di Tengah Banjir Sumatra
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mendapat banyak kritik di tengah bencana banjir besar di Pulau Sumatra.
Ringkasan Berita:
- Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mendapat banyak kritik di tengah bencana banjir di Sumatra.
- Kinerja Raja Juli selama setahun menjadi menteri dipertanyakan dan dianggap tidak memuaskan.
- Raja juga diminta mundur jika merasa tidak mampu mengemban tugas.
TRIBUNNEWS.COM - Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menuai banyak kritik di tengah terjadinya banjir bandang besar yang melanda Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Sejumlah pihak menilai kepemimpinan Raja Juli selama setahun terakhir sejak diangkat sebagai menteri kabinet Prabowo Subianto memang mengecewakan. Bahkan, baru-baru ini ada legislator yang meminta dia untuk mundur saja.
Berikut kritik-kritik yang disampaikan kepada Raja Juli.
1. Anggota DPR minta Raja Juli mundur
Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Usman Husin, mengkritik Raja Juli dalam rapat kerja DPR RI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (4/12/2025).
Menurut Usman, Raja Juli harus menghentikan semua izin alih fungsi lahan setelah melihat bencana ekologis yang terjadi di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh.
Dia juga menegaskan Raja Juli tidak boleh lempar tanggung jawab kepada menteri pendahulunya.
"Pak Menteri lihat nggak bencana Sumatra? Seharusnya izin semua disetop!" kata Usman.
"Pak Menteri harus jelaskan berapa tahun harus penanaman ulang dan seperti apa sebenarnya pohon yang diameternya dua meter bisa tumbuh kembali, sehingga inilah tanggung jawab Pak Menteri."
"Pak Menteri tidak boleh lempar ke yang terdahulu!"
Lantas, Usman menyebut jika tidak mampu menangani bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatra, Raja Juli sebaiknya mundur dari posisinya.
Baca juga: Profil Usman Husin, Anggota DPR Sebut Menhut Raja Juli Tak Punya Hati dan Tak Paham Hutan
"Mohon izin teman-teman Komisi IV, mungkin saya keras karena saya paling hatinya kasih, sehingga kalau Pak Menteri tidak mampu, mundur saja," ujar Usman.
2. Cak Imin minta Raja Juli lakukan taubat Nasuha
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin turut merespons situasi bencana yang tengah melanda Sumatra.
Cak Imin mengatakan telah mengirim surat kepada Raja Juli Antoni dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
"Hari ini saya berkirim surat ke Menteri Kehutanan, Menteri ESDM, Menteri Lingkungan Hidup untuk bersama-sama evaluasi total seluruh kebijakan, policy, dan langkah-langkah kita sebagai wujud komitmen dan kesungguhan kita sebagai pemerintah," ujar Cak Imin di Bandung, Jawa Barat, Senin (1/12/2025).
Dia menyinggung “tobat nasuha” sebagai respons atas terjadinya rangkaian bencana yang terus berulang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Komisi-IV-DPR-RI-menggelar-rapat-kerja-bersama-Menteri-Kehutanan-Raja-Juli-Antoni-3421.jpg)