AMA Indonesia Kukuhkan BPP, Burhanuddin Abdullah Tegaskan Siap Jadi Akselerator Perubahan Nasional
Dia berharap BPP baru dapat menjadikan AMA sebagai salah satu aktor penting dalam keberhasilan mencapai Indonesia Emas 2045.
Ringkasan Berita:
- AMA Indonesia melantik BPP periode 2025–2029.
- Ketua Dewan Pembina, Dr. Burhanuddin Abdullah, menegaskan perlunya akselerasi perubahan.
- Ketua Umum BPP baru, Dr. Alex Denni, menegaskan fokus pada eksekusi misi dan lima nilai inti FACES.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Asosiasi Manajemen Indonesia (AMA Indonesia), mengukuhkan Badan Pengurus Pusat (BPP) masa bakti 2025–2029.
Organisasi manajemen terbesar di Indonesia dengan 14 cabang tersebar dari Medan hingga Makassar ini didirikan pada 1 Oktober 1989.
Baca juga: Melihat Suasana Lokasi Pengukuhan Megawati Soekarnoputri Jadi Ketua Umum PDI Perjuangan di Bali
Asosiasi ini bertujuan untuk mengembangkan ilmu dan keterampilan manajemen, kepemimpinan, dan etika profesional, serta melahirkan manajer yang profesional, beretika, dan mampu berkompetisi di tingkat global.
Upacara pelantikan yang diselenggarakan di Gedung PLN Pusat, Jakarta, Sabtu (6/12/2025), menandai awal dari komitmen baru AMA Indonesia dalam menjawab tantangan global dan domestik.
Baca juga: Rekor MURI Jatim Percepat Tren Nasional Manajemen Talenta ASN Berbasis AI
Ketua Dewan Pembina AMA Indonesia Dr. Burhanuddin Abdullah, membuka pidatonya dengan mengakui posisi strategis asosiasi, namun memberikan catatan penting.
"Selama ini, Visi kita adalah menjadi organisasi masyarakat manajemen yang terkemuka, profesional, beretika, dan mampu berkompetisi di tingkat global. Namun, sepertinya kita masih jauh dari cita-cita tersebut," ujar Dr. Burhanuddin Abdullah.
Burhanudin menantang kepengurusan baru untuk menjadi ‘Akselerator Perubahan’.
Menurutnya, akselerasi ini, harus berfokus pada tiga Misi utama yang sangat relevan dengan ekonomi nasional:
1. Memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan kualitas SDM di sektor strategis.
2. Membangun jejaring masyarakat manajemen sebagai wahana kolaborasi dan sinergi.
3. Menggalang rasa persahabatan dan kepedulian sosial untuk Indonesia yang lebih baik.
Dr. Burhanuddin Abdullah secara khusus menyoroti relevansi Misi ini bagi 10 sektor usaha penyumbang PDB terbesar di Indonesia, seperti industri pengolahan, perdagangan, pertanian, dan konstruksi, yang sangat bergantung pada kualitas manajemen yang dikembangkan AMA.
Dia berharap BPP baru dapat menjadikan AMA sebagai salah satu aktor penting dalam keberhasilan mencapai Indonesia Emas 2045.
Dalam sambutan dan sosialisasi strateginya, Dr. Alex Denni, Ketua Umum BPP AMA Indonesia Periode 2025–2029, menyatakan kesiapan jajarannya untuk menjalankan amanat Dewan Pembina.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pengukuhan-pengurusssss-ama.jpg)