Banjir Bandang di Sumatera
Hari Ini Itjen Kemendagri Akan Periksa Bupati Aceh Selatan Mirwan MS
Mirwan rencananya diperiksa kemarin namun masih dalam perjalan pulang dari umroh di tanah suci.
Ringkasan Berita:
- Bupati Aceh Selatan Mirwan MS dijadwalkan diperiksa Itjen Kemendagri pada hari ini, Senin (8/12/2025).
- Tim Itjen Kemendagri juga akan melakukan pemeriksaan untuk beberapa pihak lainnnya.
- Prabowo mengibaratkan tindakan Mirwan MS sebagai desersi, yakni meninggalkan tugas saat situasi genting seperti tentara yang meninggalkan pasukan.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Itjen Kemendagri) akan memeriksa Bupati Aceh Selatan Mirwan MS hari ini, Senin (8/12/2025).
Mirwan rencananya diperiksa kemarin namun masih dalam perjalan pulang dari umroh di tanah suci.
Kemungkinan besar Mirwan MS tiba hari ini di tanah air dan langsung menjalani pemeriksaan.
Agenda pemeriksaan tersebut turut dibenarkan oleh Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA.
“Hari ini (kemarin) Bupati Aceh Selatan di periksa oleh Tim Itjen Kemendagri,” kata MTA dikutip dari Serambi Indonesia.
Menurut MTA, Itjen Kemendagri juga akan melakukan pemeriksaan untuk beberapa pihak lainnnya.
Untuk tempat dan waktu pemeriksaan dilaporkan bersifat tentatif.
Bupati kemungkinan besar akan diperiksa di Aceh atau melalui video daring.
Umroh di Tengah Bencana
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Benni Irwan mengatakan tim inspektorat Kemendagri bergerak ke Aceh untuk memeriksa Mirwan.
“Tim dari Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemendagri sudah bergerak menuju Aceh untuk melakukan pemeriksaan terhadap Mirwan setibanya di Tanah Air,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Benni Irwan dalam keterangannya, Sabtu (6/12/2025).
Pemeriksaan oleh Itjen Kemendagri akan dilakukan untuk memastikan seluruh prosedur, kewenangan, dan ketentuan hukum dipatuhi.
Kemendagri menyayangkan ihwal Mirwan yang melaksanakan ibadah umrah di saat wilayahnya dilanda banjir dan tanah longsor.
Benni menegaskan dalam situasi bencana yang masih menyisakan kerusakan dan berbagai keterbatasan, kehadiran kepala daerah sangat penting untuk memastikan penanganan darurat dan pemulihan berjalan cepat.
“Kehadiran dan keberadaan kepala daerah sangat dibutuhkan di tengah-tengah warga masyarakatnya,” tegasnya.
Jadi sorotan publik
Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, menjadi sorotan karena menunaikan ibadah umrah di Tanah Suci, Arab Saudi, di tengah bencana yang terjadi di Sumatera.
Mirwan MS berangkat umrah setelah menandatangani surat ketidaksanggupan menangani bencana banjir di wilayahnya tanpa bantuan pemerintah provinsi maupun pusat.
Surat tersebut ditandatangani Mirwan MS pada Kamis (27/11/2025), lalu berangkat umrah bersama keluarga pada Selasa (2/12/2025).
Berdasarkan jadwal yang disampaikan, Mirwan MS mengaku akan kembali ke Indonesia pada Sabtu (6/12/2025).
"Saya akan segera kembali ke Tanah Air pada 6 Desember 2025, dan InsyaAllah pada hari Minggu sudah tiba kembali di Aceh," kata Mirwan MS dalam keterangannya yang diterima wartawan, Sabtu.
Sebelum berangkat umrah, Mirwan MS mengklaim sudah turun langsung mengecek kondisi masyarakat terdampak banjir dan memastikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bekerja sesuai alur komando.
Disindir Prabowo
Presiden Prabowo Subianto yang juga Ketua Umum Partai Gerindra memberi sindiran kepada para bupati yang dinilai tidak siap menghadapi situasi krisis di daerahnya.
Ia lantas meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian agar menindak bupati yang meninggalkan wilayahnya saat banjir bandang.
“Kalau ada yang mau lari, lari saja enggak apa-apa… hehe. Copot. Mendagri bisa ya diproses ini?” kata Prabowo saat memimpin rapat penanganan bencana di Banda Aceh, Minggu (7/12/2025).
“Bisa, Pak,” sahut Mendagri Tito Karnavian.
Prabowo melanjutkan bahwa dalam dunia militer, tindakan meninggalkan tugas saat kondisi genting disebut desersi, dan itu tidak dapat ditoleransi.
“Itu kalau tentara namanya desersi. Dalam keadaan bahaya, meninggalkan anak buah, waduh. Itu enggak bisa. Saya enggak mau tanya partai mana. Sudah kau pecat?” sentil Prabowo.
Dipecat dari Ketua DPC Gerindra
Buntut hal itu, Mirwan MS pun dipecat dari jabatan Ketua DPC Gerindra Aceh Selatan.
Sekjen DPP Gerindra, Sugiono, mengatakan telah menerima laporan mengenai Mirwan MS.
Sugiono pun menyayangkan sikap kepemimpinan kader partainya tersebut.
"Oleh karena itu DPP Gerindra memutuskan untuk memberhentikan yang bersangkutan sebagai Ketua DPC Gerindra Aceh Selatan," ujarnya, Jumat (5/12/2025).
"Tadi saya dilaporkan mengenai Bupati Aceh Selatan yang juga merupakan Ketua DPC Gerindra Kabupaten Aceh Selatan. Sangat disayangkan sikap dan kepemimpinan yang bersangkutan," jelasnya.
Sumber: Tribunnews.com/Serambi Indonesia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/mirwan-ms-umrah.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.