Selasa, 21 April 2026

Banjir Bandang di Sumatera

60 Perguruan Tinggi di Sumatera Terdampak Banjir, Pemulihan Mulai Januari 2026

Sebanyak 60 perguruan tinggi yang terdampak banjir bandang hingga longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. 

Penulis: Fersianus Waku
Editor: Hasanudin Aco
Tribun Jakarta/Dwi Putra Kesuma
KERUSAKAN AKIBAT BENCANA - Foto pantauan udara di Kecamatan Tuka, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, yang mengalami kerusakan cukup parah pasca dilanda banjir dan longsor, Kamis (4/12/2025). Tribun Jakarta/Dwi Putra Kesuma 

Bencana ini menimbulkan korban jiwa, luka-luka, serta kerusakan luas pada infrastruktur dan ekosistem lingkungan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui data korban meninggal akibat banjir dan longsor di Sumatera. Hingga Minggu (7/12/2025) pukul 17.00 WIB, tercatat 940 orang meninggal dunia, 276 orang masih hilang, dan 5.000 orang mengalami luka-luka.

Sebanyak 147 ribu rumah rusak dan 52 kabupaten/kota terdampak. BNPB mencatat korban tewas paling banyak terdapat di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dengan total 172 jiwa.

Sementara itu, Aceh Utara menjadi wilayah dengan jumlah pengungsi terbanyak, mencapai 304 ribu orang.

Jumlah korban tewas, hilang, dan pengungsi diperkirakan masih bertambah seiring proses evakuasi serta pembersihan material banjir bandang dan longsor.

Hingga kini, sejumlah ruas jalan di Aceh, Sumut, dan Sumbar masih terputus, sementara aliran listrik dan komunikasi belum sepenuhnya normal.

Rumah ibadah, sekolah dan kampus perguruan  tinggi juga terdampak.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved