Rabu, 27 Mei 2026

BMKG: Curah Hujan Sangat Tinggi Periode Nataru Terjadi di Jawa, Bali hingga Papua Selatan

BMKG menyebut potensi hujan lebat hingga sangat lebat perlu diwaspadai di sejumlah wilayah, terutama saat momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Tayang:
Penulis: Reza Deni
Editor: Dewi Agustina
Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
CUACA EKSTREM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memaparkan prediksi cuaca nasional pada periode Desember 2025 hingga Januari 2026. BMKG menyebut potensi hujan lebat hingga sangat lebat perlu diwaspadai di sejumlah wilayah, terutama saat momen Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026. 

Ringkasan Berita:
  • BMKG menyebut potensi hujan lebat hingga sangat lebat perlu diwaspadai di sejumlah wilayah.
  • Terutama saat momen Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026.
  • Curah hujan tinggi diperkirakan terjadi di sejumlah daerah. 


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memaparkan prediksi cuaca nasional pada periode Desember 2025 hingga Januari 2026. 

BMKG menyebut potensi hujan lebat hingga sangat lebat perlu diwaspadai di sejumlah wilayah, terutama saat momen Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menjelaskan curah hujan tinggi diperkirakan terjadi di sejumlah daerah. 

Baca juga: Menhub Prediksi Puncak Arus Mudik dan Balik Nataru 2025/2026, Catat Tanggalnya

"Kami sampaikan terkait prediksi curah hujan bulanan, khususnya pada bulan Desember dan Januari 2026. Pada periode Desember hingga Januari, curah hujan tinggi hingga sangat tinggi, sekitar 300 sampai 500 mm per bulan, diperkirakan terjadi di Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian Sulawesi Selatan, dan Papua Selatan. Sedangkan Kalimantan sebagian besar memiliki musim hujan sepanjang tahun," kata Faisal dalam Rapat dengan Komisi V DPR RI, Senin (8/12/2025).

Dia menerangkan puncak musim hujan berbeda di tiap wilayah. 

Lampung, Bengkulu, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, puncak hujan berada di periode Januari hingga Februari 2026. 

 

 

"Sementara puncak musim hujan untuk sebagian besar wilayah Sumatera, kecuali Bengkulu dan Lampung, terjadi pada bulan Desember ini," ungkapnya.

BMKG juga merilis peta potensi hujan ekstrem selama libur Nataru, terutama rentang 15 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.

"Pada 15 Desember hingga 22 Desember, sebaran yang titik merah itu adalah lokasi hujan lebat hingga hujan petir. Itu banyak terjadi di bagian selatan Sumatera, kemudian sebagian, terutama barat dari Pulau Jawa," kata Faisal.

Pada awal hingga akhir libur panjang Nataru, kondisi cuaca diprediksi tidak jauh berubah. 

"Selanjutnya, pada 22 Desember hingga 29 Desember, pada lokasi yang kurang lebih sama, yang perlu kita waspadai adalah pada periode 29 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026, di mana hampir seluruh daerah di Pulau Jawa ini berpotensi mengalami hujan lebat hingga hujan petir," kata dia.

Lebih lanjut, BMKG menegaskan bahwa informasi cuaca terus diperbarui. 

"Kami terus meng-update informasi ini, diperbarui secara berkala untuk menjaga akurasi perkiraan," tandasnya.

 

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved