Hari Raya Natal
Ide Kado Natal untuk Anak, Pasangan, Orangtua, Saudara, dan Teman yang Low Budget
Natal adalah momen spesial umat Kristiani yang diperingati tiap 25 Desember, umumnya bisa dirayakan dengan berbagi kado spesial untuk orang terkasih.
Tradisi perayaan Natal umumnya, adalah bertukar hadiah, menghias pohon Natal, menghadiri gereja, berbagi makanan dengan keluarga dan teman.
Natal berasal dari bahasa Latin Natalis, yakni Dies Natalis, yang berarti Hari Lahir.
Masyarakat dalam Imperium Romawi pernah menggunakan istilah ini untuk kelahiran dewa Sang Surya, dies natalis invicti yang berarti hari kelahiran matahari yang tak terkalahkan.
Hal ini dihubungkan dengan penyembahan kaisar sebagai dewa seperti matahari.
Demi kehormatannya sendiri sebagai ‘tuhan’ maka pada abad ke – 3, kaisar menetapkan perayaan hari kelahirannya pada 25 Desember.
Sejak abad ke-3 hingga abad ke-15 Natal dirayakan tanpa pergunjingan.
Dan pada masa pasca reformasi gereja, satu gerakan keagamaan melarang perayaan Natal.
Pada tahun 1600-an, Natal sempat dilarang di Inggris, Jerman dan Amerika oleh kelompok yang menamakan dirinya Puritan.
Perayaan Natal baru dimulai pada sekitar tahun 200 M di Aleksandria (Mesir).
Teolog Mesir menunjuk tanggal 20 Mei tetapi ada pula pada 19 atau 20 April.
Di tempat lain perayaan dilakukan pada tangal 5 atau 6 Januari; ada pula pada bulan Desember.
Perayaan pada tanggal 25 Desember dimulai pada tahun 221 oleh Sextus Julius Africanus, dan baru diterima secara luas pada abad ke-5.
Hingga saat ini perayaan Natal diperingati setiap tahunnya pada tanggal 25 Desember.
(Tribunnews.com/Oktavia WW)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pemprov-dki-jakarta-hiasi-bunderan-hi-dengan-pohon-natal_20211223_190044.jpg)