Banjir Bandang di Sumatera
Daftar Lokasi 20 Jembatan Bailey yang Segera Dibangun TNI AD di Aceh, Sumut, dan Sumbar
TNI Angkatan Darat (AD) menyatakan akan membangun jembatan Bailey di 20 titik terdampak bencana baik di Aceh, Sumatera Utara, maupun Sumatera Barat.
Ringkasan Berita:
- TNI Angkatan Darat (AD) akan membangun 20 jembatan Bailey di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
- Aceh: Sudah dilaksanakan di 8 titik, dengan 4 titik dalam progres pembangunan:
- Sumatera Utara: Akan dibangun di 8 titik, antara lain: Mobabaru, Anggoli, Sorkam, Tapian Nauli, Tanjung Beringin, Sawit Seberang, Enang-enang, dan Wehni Rongka.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - TNI Angkatan Darat (AD) menyatakan akan membangun jembatan Bailey di 20 titik terdampak bencana baik di Aceh, Sumatera Utara, maupun Sumatera Barat.
Sekretaris Dinas Penerangan TNI AD (Sesdispenad) Kolonel Inf Heri Bambang Wahyudi menjelaskan TNI AD telah melaksanakan pembuatan jembatan Bailey di 8 titik di Aceh.
Sebanyak empat titik di antaranya, kata dia, sudah mulai dibangun.
Empat titik yang sudah mulai dibangun yakni:
1. Jembatan Teupin Mane
Menghubungkan: Bireuen - Takengon (ruas lintas provinsi)
Progres pembangunan: 25 persen
2. Jembatan Teupin Redeup
Menghubungkan: Ruas Peusangan Selatan - jalur alternatif Bireuen
Progres pembangunan: 53%
3. Jembatan Kutablang (Kuta Blang)
Menghubungkan: Bireuen - Aceh Utara/Lhokseumawe
Progres pembangunan: 1%
4. Jembatan Jeurata
Menghubungkan: Desa-desa sekitar Peusangan / Bireuen
Progres: 0,5%
Selain itu berikut ini 4 titik lain di Aceh yang akan segera dibangun jembatan bailey oleh jajaran TNI AD.
5. Jembatan Ulee Jalan
Menghubungkan: Akses antar-gampong di wilayah Bireuen
6. Jembatan Matang Bangka
Menghubungkan: Akses lokal Bireuen/Aceh Timur
7. Jembatan Alue Limeng
Menghubungkan: Desa Alue Limeng - desa sekitar wilayah Bireuen
8. Jembatan Alue Kulus
Menghubungkan: Desa Alue Kulus - jaringan desa sekitarnya
"Itu dalam proses pengedropan. Sekarang dalam perjalanan materialnya jembatan bailey diantar ke wilayah tersebut," kata Heri di Posko Terpadu TNI Penanggulangan Bencana Alam di Wilayah Aceh, Sumut, dan Sumbar di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta pada Senin (8/12/2025).
TNI AD juga akan membangun jembatan bailey di 8 titik antara lain:
1. Jembatan Mobabaru
Menghubungkan: Akses lokal antar desa
2. Jembatan Anggoli
Menghubungkan: Tapanuli Selatan (Garoga) - Tapanuli Tengah (Anggoli)
3. Jembatan Sorkam
Menghubungkan: Ruas menuju pesisir Sorkam - Barus (Tapteng)
4. Jembatan Tapian Nauli
Menghubungkan: Akses Kecamatan Tapian Nauli -desa sekitarnya
5. Jembatan Tanjung Beringin
Menghubungkan: Desa/Kecamatan Tanjung Beringin- jaringan jalan Serdang Bedagai
6. Jembatan Sawit Seberang
Menghubungkan: Sawit Seberang- Tanjung Pura (Kab. Langkat)
7. Jembatan Enang-enang
Menghubungkan: Ruas lintas provinsi.
8. Jembatan Wehni Rongka
Menghubungkan: Ruas Bireuen–Sp. Uning / akses antar-kabupaten
"Sementara dalam proses perjalanan pengangkutan materialnya. Dan tim kami di sana telah melaksanakan survei, sehingga pada saat nanti materialnya datang langsung bisa tergerlar di sana," ungkapnya.
Sedangkan di Sumatera Barat, TNI AD akan membangun jembatan bailey di empat titik.
Dua titik di antaranya telah mulai dibangun yakni:
1. Jembatan Bawah Kubang
Menghubungkan: Nagari Salayo - Nagari Koto Hilalang
Progres pembangunan: 13%
2. Jembatan Sikabau
Menghubungkan: Akses Sikabau - Ranah Koto Tinggi (Kab. Pasaman Barat)
Progres pembangunan: 8%
Sedangkan dua jembatan lainnya saat ini tengah dalam proses pengantaran material melalui jalur darat.
Dua jembatan itu yakni:
3. Jembatan Supayang
Menghubungkan: Nagari Paninggahan - wilayah Kabupaten Solo
4. Jembatan Luhuang
Menghubungkan: Nagari Kuranji Hulu / Luhuang - jaringan jalan Padang Pariaman
"Sehingga diharapkan baik pengedropan material melalui Kapal ADRI maupun lewat darat diharapkan maksimal tanggal 10 Desember 2025 sudah pada sampai. Sehingga tanggal 10 yang belum terpasang bisa terlaksana cepat," ujarnya.
"Kami juga membuka pintua apabila ada instansi lain yang akan bergabung untuk melaksanakan percepatan ini. Bapak KSAD selaku Dansatgas pembangunan jembatan akan melaksanakan percepatan pembangunan baik dengan kekuatan dan kemampuan yang dimiliki TNI AD maupun gabungan dengan instansi lain," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/lokasi-jembatan-skjd.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.