Kamis, 11 Juni 2026

PBNU dan Dinamika Organisasinya

PBNU Bantah Tudingan Kubu Gus Yahya Soal Rapat Pleno Tidak Sah: Kehadiran di Atas 55 Persen

PBNU menegaskan rapat pleno yang digelar Selasa (9/12/2025) berlangsung sah dan memenuhi ketentuan AD ART.

Tayang:
Tribunnews.com/Igman Ibrahim
PBNU - Konferensi pers Rais Syuriyah PBNU, Prof. Mohammad Nuh dan Pj Ketua Umum PBNU, KH. Zulfa Mustofa di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (10/12/2025). (Igman Ibrahim) 

Ringkasan Berita:
  • PBNU menegaskan rapat pleno pada Selasa (9/12/2025) sah dan sesuai ketentuan AD/ART.
  • Keberatan Gus Yahya: Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf sempat menyebut pleno tidak kuorum.
  • Jawaban Mohammad Nuh: Rais Syuriyah PBNU Prof Mohammad Nuh menegaskan kehadiran peserta melampaui batas minimal kuorum, yakni 50 persen plus satu. Pleno tercatat mencapai 55,39 persen.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menegaskan rapat pleno yang digelar Selasa (9/12/2025) berlangsung sah dan memenuhi ketentuan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). 

Pernyataan ini disampaikan untuk menjawab keberatan dari kubu Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya yang menyebut pleno tidak kuorum.

Rais Syuriyah PBNU, Prof Mohammad Nuh, menegaskan rapat pleno justru melampaui batas minimal kehadiran yang dipersyaratkan.

“Kalau kuorum, ya kuorum itu di AD/ART-nya jelas sudah. Pleno itu 50 persen plus satu. Kalau 50 persen plus satu tidak terpenuhi, maka ditunda 30 menit. Nah, alhamdulillah kita nggak pakai tunda karena dari awal sudah melebihi dari 50 plus satu, yaitu 55,39,” ujar Nuh dalam konferensi pers di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (10/12/2025).

Lebih lanjut, Nuh menambahkan seluruh data kehadiran sudah tercatat resmi. Ada sejumlah pengurus PBNU yang hadir dalam rapat pleno tersebut.

“Daftarnya ada, komplit. Oleh karena itu kalau dinyatakan tidak kuorum, saya kira data yang akan berbicara,” lanjutnya.

Nuh menegaskan rapat pleno tidak mengharuskan kehadiran seluruh unsur pengurus. Namun, kata dia, syaratnya hanya membutuhkan 50 persen plus 1 untuk memenuhi kuorum.

“Ya, kalau pleno kan tidak harus penuh semua. Pleno syaratnya tidak harus penuh semua. Baik dari unsur Mustasyar, A’wan, semuanya, kalau 50 persen plus satu, oke sudah," jelasnya.

Lebih lanjut, Nuh memastikan unsur Syuriyah dan Tanfidziyah juga hadir sesuai aturan.

“Yang hadir kemarin, baik dari Tanfidziyah juga hadir, buktinya sudah. Suriyah juga hadir. Ketemunya 55,39. Gitu ya, sah sudah, nggak perlu khawatir," ungkapnya.

Sementara itu, Penjabat Ketua Umum PBNU, KH Zulfa Mustofa, menyampaikan langkah awal yang akan ditempuh setelah penetapannya sebagai Ketua Umum dalam rapat pleno.

“Besok kami akan mensosialisasikan hasil rapat pleno ini kepada jajaran pengurus NU di provinsi, baik Syuriyah dan Tanfidziyah, termasuk juga di seluruh pengurus NU di cabang sehingga mereka bisa memahami betul rapat pleno dan hasilnya. Itu yang pertama,” jelasnya.

Dari data yang diberikan PBNU, berikut peserta Rapat Pleno yang hadir secara langsung adalah:

• KH. Miftachul Akhyar (Rais Aam)

• KH. Anwar Iskandar

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved