Indeks HAM 2025 Turun, Setara Institute: Ini Alarm bagi Pemerintah
Halili Hasan, menyatakan skor indeks Hak Asasi Manusia (HAM) 2025 mengalami penurunan sebesar 0,1 dari tahun 2024.
Dalam kesempatan yang sama, peneliti Bidang Hukum Setara Institute, Sayyidatul Insiyah, menjelaskan bahwa lembaganya menggunakan skala penilaian 1 hingga 7, dengan angka 1 menunjukkan pemenuhan yang rendah dan angka 7 menunjukkan pemenuhan yang tinggi.
"Indikator kebebasan berekspresi dan berpendapat menjadi yang paling rendah dari 11 indikator lainnya," tuturnya.
Dalam laporan tersebut, kebebasan berekspresi dan berpendapat memperoleh skor 1, menjadi indikator dengan capaian paling rendah. Sementara itu, hak atas pendidikan mencatat skor tertinggi, yakni 4,3.
Sayyidatul memaparkan bahwa dalam bidang hak sipil dan politik, sejumlah indikator menunjukkan capaian sedang.
Hak atas rasa aman serta kebebasan beragama dan berkeyakinan pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menjadi indikator dengan skor relatif tinggi, yaitu 3,2.
Indikator hak hidup dan hak memperoleh keadilan masing-masing mencatat skor 3,1, sedangkan hak turut serta dalam pemerintahan meraih skor 3,0.
Pada bidang hak ekonomi, sosial, dan budaya, rata-rata indikator berada pada kisaran skor 3. Rinciannya antara lain: hak atas kesehatan: 3,6, hak atas pekerjaan: 3,4, dan hak atas budaya: 3,2.
"Sedangkan hak atas tanah menjadi indikator terendah dalam bidang hak ekonomi, sosial, dan budaya dengan skor 1,6," ucap Sayyidatul.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/indeks-ham-skjd.jpg)