Selasa, 12 Mei 2026

Natal 2025

Perayaan Natal 2025 Miliki Makna Khusus bagi Pro Deo Et Patria

Perayaan Natal 2025 menjadi momentum untuk meningkatkan semangat iman yang diwujudkan dalam aksi nyata berbagi kasih kepada sesama.

Tayang:
HO/IST
MAKNA NATAL 2025 - Ikatan Alumni–Alumnus Universitas HKBP Nommensen Se-Jabodetabek atau Pro Deo Et Patria dalam perayaan Natal 2025 di Gereja HKBP Sudirman, Jakarta. (IST). 

Ringkasan Berita:
  • Perayaan Natal 2025 dijadikan ajang memperkuat iman sekaligus mewujudkan kasih nyata kepada sesama.
  • Ikatan Alumni Universitas HKBP Nommensen Se-Jabodetabek (Pro Deo Et Patria) menggelar acara di Gereja HKBP Sudirman, Jakarta, dalam suasana khidmat dan penuh sukacita.
  • Ketua BPH Hendinata Kaban menegaskan roh organisasi adalah memanusiakan manusia melalui kasih dan memuliakan Tuhan.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perayaan Natal 2025 menjadi momentum untuk meningkatkan semangat iman yang diwujudkan dalam aksi nyata berbagi kasih kepada sesama.

Hal ini pun menjadi perenungan khusus para Ikatan Alumni–Alumnus Universitas HKBP Nommensen Se-Jabodetabek atau Pro Deo Et Patria dalam perayaan Natal di Gereja HKBP Sudirman, Jakarta.

Pro Deo Et Patria digunakan sebagai motto Universitas HKBP Nommensen dan menjadi semangat dasar Ikatan Alumni–Alumnus universitas tersebut di berbagai wilayah, termasuk Jabodetabek

Ketua BPH Pro Deo Et Patria Se-Jabodetabek, Hendinata Kaban, menjelaskan bahwa roh organisasinya adalah memanusiakan manusia melalui kasih dan memuliakan Tuhan. 

Nilai tersebut, menurutnya, telah diaplikasikan secara nyata dalam perayaan Natal tahun ini yang berlangsung Rabu, 10 Desember 2025.

“Kita menghadirkan kasih di tengah kehidupan, memanusiakan manusia, dan memuliakan Tuhan. Semua itu kami wujudkan dalam perayaan Natal ini,” ujar Hendinata Kaban, Rabu (10/12/2025).

Dia menambahkan, konsep Natal Pro Deo Et Patria tahun ini diselenggarakan berlandaskan Firman Tuhan dalam Yakobus 1 ayat 27, yang berbunyi: ‘Ibadah yang murni dan yang tak bercacat di hadapan Allah, Bapa kita, ialah mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka, dan menjaga supaya dirinya sendiri tidak dicemarkan oleh dunia’.

"Ayat tersebut menegaskan bahwa ibadah sejati tidak hanya berhenti pada ritual, melainkan diwujudkan dalam kepedulian sosial dan tindakan kasih yang nyata kepada mereka yang membutuhkan," ujar Hendinata.

Sementara itu, Ketua Panitia Natal, Andy Situmorang menyampaikan bahwa Natal merupakan momen sakral bagi umat Kristiani sebagai ungkapan syukur atas kelahiran Yesus Kristus yang membawa damai sejahtera dan sukacita bagi dunia.

“Pada Natal Pro Deo Et Patria tahun 2025 ini, kami tidak hanya beribadah, tetapi juga berbagi kasih dengan Yayasan Panti Asuhan KDM Bekasi sebagai wujud nyata kepedulian,” ungkap Andy.

Dia menegaskan bahwa kegiatan berbagi kasih tersebut merupakan bukti bahwa Ikatan Alumni Universitas HKBP Nommensen Se-Jabodetabek benar-benar menghidupi makna Natal melalui tindakan nyata di tengah masyarakat.

Dukungan dan apresiasi juga disampaikan oleh Bintomawi Siregar, Penasehat Pro Deo Et Patria. Ia menyebut bahwa Natal harus menjadi momentum untuk memperkuat iman yang diwujudkan melalui perbuatan kasih.

“Pro Deo Et Patria harus terus menjadi wadah yang bukan hanya mempererat persaudaraan alumni, tetapi juga menjadi terang dan garam di tengah masyarakat. Natal ini mengingatkan kita bahwa iman tanpa perbuatan adalah mati. Apa yang dilakukan hari ini berbagi dengan sesama adalah cermin iman yang hidup,” tegasnya.

Dia pun berharap semangat pelayanan, kepedulian, dan kebersamaan yang ditunjukkan dalam perayaan Natal ini dapat terus berlanjut dalam berbagai program sosial ke depan.

Acara Natal juga dimeriahkan oleh kehadiran artis Batak legendaris Rita Butar Butar, serta penampilan Anju Trio dan Nirwana Trio yang populer di kalangan masyarakat Batak.

 

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved