Selasa, 14 April 2026

Anugerah Dewan Pers 2025, Jakob Oetama Dianugerahi Tokoh Pers Indonesia

Dewan Pers menyerahkan sebuah karya karikatur bergambar wajah Jakob Oetama sebagai simbol penghormatan atas kontribusinya bagi dunia pers nasional.

Editor: Erik S
HO/IST/Kompas.com/ Ruby Rachmadina
TOKOH PERS - CEO Kompas Gramedia Liliek Oetama menerima penghargaan Tokoh Pers 2025 atas nama mendiang Jakob Oetama dari Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat di Balai Kota Jakarta, Rabu (10/12/2025) 

Ringkasan Berita:
  • Pendiri Harian Kompas, Jakob Oetama dianugerahi penghargaan Tokoh Pers Indonesia dalam malam Anugerah Dewan Pers 2025 
  • Jakob Oetama merupakan figur sentral yang memperkenalkan dan mengembangkan filosofi jurnalisme yang bijak, berhati-hati, dan humanis.
  • CEO Kompas Gramedia mengatakan  anugerah tersebut sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi panjang Jakob Oetama dalam dunia jurnalistik di Indonesia.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pendiri Harian Kompas, Jakob Oetama dianugerahi penghargaan Tokoh Pers Indonesia dalam malam Anugerah Dewan Pers 2025 di Balai Kota Jakarta, pada Rabu malam (10/12/2025).

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat kepada CEO Kompas Gramedia, Liliek Oetama yang turut mewakili keluarga.

Dewan Pers juga menyerahkan sebuah karya karikatur bergambar wajah Jakob Oetama sebagai simbol penghormatan atas kontribusinya bagi dunia pers nasional.

Baca juga: Spesies Baru Kadal Buta Endemik Buton, Diberi Nama Dibamus oetamai untuk Hormati Jakob Oetama

Anggota Dewan Pers, Maha Eka Swasta menyampaikan Jakob Oetama merupakan figur sentral yang memperkenalkan dan mengembangkan filosofi jurnalisme yang bijak, berhati-hati, dan humanis.

Bagi banyak wartawan, ia tidak hanya dikenal sebagai pemimpin media, tetapi juga sebagai guru yang menanamkan pentingnya menjaga nalar publik melalui integritas dan empati. 

“Bapak Jakob Oetama adalah sosok jurnalis kawakan yang memperkenalkan filosofi jurnalisme bijak, hati-hati, dan humanis. Menurut beliau, pers bukan hanya sebagai penyampai fakta, tetapi juga penjaga nalar publik. Integritas harus diiringi dengan empati,” kata Maha Eka Swasta.

Dalam kesempatan itu, Liliek Oetama menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diberikan kepada ayahnya. 

Dia menyebut anugerah tersebut sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi panjang Jakob Oetama dalam dunia jurnalistik di Indonesia.

“Kami atas nama keluarga, mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada almarhum Bapak Jakob Oetama. Juga atas nama keluarga besar dari Kompas Gramedia, kami juga ucapkan terima kasih untuk penghargaan ini. Saya rasa saat ini mungkin Bapak di atas juga tahu, mudah-mudahan Bapak bahagia di sana. Sekali lagi terima kasih,” ucap Liliek disambut tepuk tangan meriah.

Adapun, Anugerah Dewan Pers 2025 mengusung tema ‘Tegas Menjaga Kemerdekaan Pers’, ajang ini menjadi penghormatan bagi tokoh-tokoh bangsa yang berdedikasi menjaga kemerdekaan pers di Indonesia.

Selain menganugerahkan penghargaan kepada Jakob Oetama, dalam kesempatan itu Dewan Pers juga memberikan dua penghargaan lainnya kepada tokoh yang dinilai berjasa dalam memperjuangkan nilai-nilai pers, kemanusiaan, serta  profesionalisme jurnalistik. 

Penghargaan Wartawan Tangguh diberikan kepada Muhammad Rifki Juliana, wartawan Tribun Banten, yang menjadi korban pengeroyokan saat menjalankan tugas jurnalistik. 

Baca juga: Ketua Komisi Digital Dewan Pers Dahlan Dahi Tekankan Produk AI Tidak Bisa Dianggap Karya Jurnalistik

Meski mengalami kekerasan, Rifki dinilai tetap setia pada profesinya dan menjunjung tinggi etika jurnalistik. 

Rifky sebelumnya menjadi korban pengeroyokan oleh pihak PT Genesis Regeneration Smelting pada 21 Agustus 2025. 

Dia dianiaya saat meliput penyegelan perusahaan tersebut oleh Kementerian Lingkungan Hidup.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved