Banjir Bandang di Sumatera
Korlantas Polri Permudah Pengurusan SIM–STNK Hilang untuk Korban Bencana Sumatera
Polantas telah dikirim ke wilayah terdampak untuk melakukan evaluasi dan memberikan pelayanan darurat. Fokusnya adalah warga yang kehilangan dokumen.
Ringkasan Berita:
- Bentuk pelayanan darurat dari Korlantas Polri
- Tim yang diturunkan untuk pelayanan tersebut akan mengidentifikasi dengan turun ke lapangan untuk warga yang akan mengurus hal itu.
- Pos-pos khusus bakalan dibangun
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Di tengah situasi darurat yang masih menyelimuti sejumlah wilayah Sumatera pascabanjir besar dan longsor, Kepolisian Negara Republik Indonesia Polri) melalui Korlantas Polri memastikan pelayanan publik di sektor lalu lintas tidak akan menyulitkan warga yang terdampak.
Baca juga: Biaya Pembuatan SIM Baru dan Perpanjangan, Cek Harga Tiap Golongan SIM
Komitmen ini ditegaskan Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryo Nugroho, yang menyebut bahwa masyarakat yang kehilangan dokumen kendaraan seperti SIM, STNK, dan BPKB akibat bencana akan mendapatkan kemudahan khusus, termasuk proses verifikasi yang dilakukan langsung di lapangan. Korlantas ingin memastikan bahwa kebutuhan dasar administrasi warga tetap terpenuhi agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan, meski dalam kondisi darurat sekalipun.
Agus menjelaskan, Polantas telah dikirim ke wilayah terdampak untuk melakukan evaluasi dan memberikan pelayanan darurat. Fokusnya adalah warga yang kehilangan dokumen penting karena rumah mereka terendam, terseret arus, atau rusak akibat bencana.
“Kita mengirim anggota Polantas untuk bisa melakukan evaluasi tentang pelayanan darurat ya. Baik itu SIM, STNK, BPKB yang mungkin hilang, mungkin kena banjir, tentunya akan kita permudah dalam rangka nanti pengurusannya,” ujar Agus di Kantor Korlantas Polri, Jakarta, Jumat (12/12/2025).
Ia menambahkan, tim khusus yang diterjunkan tidak hanya mengurus verifikasi, tetapi juga melakukan identifikasi langsung di lapangan agar masyarakat tidak perlu bersusah payah datang ke kantor layanan saat kondisi wilayah masih belum pulih. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) turut dikirim untuk menilai kondisi jaringan dan memastikan sistem pelayanan tetap bisa berjalan.
“Formatnya nanti setelah tim dari sana, dan kita juga sudah mengirim TIK-nya untuk bisa melihat jaringan-jaringan yang mungkin perlu diperbaiki,” jelas Agus.
Sebagai langkah pendukung, Korlantas dan kepolisian daerah juga membangun sejumlah posko pelayanan. Posko ini menjadi titik yang memudahkan warga mengurus ulang surat kendaraan tanpa prosedur rumit.
“Semuanya sudah disiapkan pos-pos untuk mengidentifikasi itu,” tambahnya.
Baca juga: Usai Libur Lebaran, Antrean Perpanjang STNK di Polda Metro Jaya Membludak
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung lokasi pengungsian korban banjir di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Senin (1/12/2025). Presiden mengecek kondisi warga, meninjau tempat tidur sementara, memastikan layanan kesehatan berjalan, dan berdialog dengan masyarakat.
Usai peninjauan, Jenderal Sigit menyampaikan arahan tegas Presiden Prabowo untuk mempercepat pemulihan, termasuk percepatan perbaikan jalur-jalur yang terputus akibat bencana. Selain itu, Presiden juga menekankan pentingnya pemenuhan kebutuhan dasar warga, seperti logistik, layanan kesehatan, hingga BBM bersubsidi bagi masyarakat terdampak.
“Intinya beliau memerintahkan untuk seluruh kegiatan membantu masyarakat terdampak bencana alam betul-betul dimaksimalkan, sehingga semuanya bisa berjalan dengan baik,” kata Sigit.
Baca juga: MK Kabulkan Penarikan Kembali Permohonan Uji Materiil Syarat Usia Pembuatan SIM
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Banjir-bandang-sumatera-tumpukan-kayu.jpg)