Rabu, 29 April 2026

Sejarah Hari Akademi TNI yang Diperingati 16 Desember 2025

Hari Akademi TNI diperingati setiap tanggal 16 Desember 2025. Hari itu merupakan peringatan berdirinya lembaga pendidikan TNI pada tahun 1965.

Tayang:
Instagram Akademi TNI Angkatan Laut
AKADEMI TNI AL - Gambar diambil dari Instagram Akademi TNI AL Surabaya, Selasa (16/12/2025). Sebanyak 350 Prajurit Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan 74 melaksanakan kunjungan orientasi ke Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan Pesawat Udara (Fasharkan Pesud) Puspenerbal Surabaya, Kamis (4/12). - Hari Akademi TNI diperingati setiap tanggal 16 Desember 2025. Hari itu merupakan peringatan berdirinya lembaga pendidikan TNI pada tahun 1965. 

Ringkasan Berita:
  • Hari Akademi TNI diperingati setiap tanggal 16 Desember.
  • Hari Akademi TNI memperingati berdirinya lembaga pendidikan TNI yang menyatukan semua pendidikan TNI Angkatan Darat, Laut dan Udara.
  • Akademi TNI melalui berbagai perubahan sejak didirikan pada tahun 1967, termasuk perubahan nama yang dulu disebut Akabri.

 

TRIBUNNEWS.COM - Tanggal 16 Desember diperingati sebagai Hari Akademi TNI.

Awalnya Akademi TNI bernama Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri), sebuah lembaga pendidikan untuk melatih calon anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Sejak tahun 1957-an, para petinggi TNI, termasuk Jenderal Gatot Soebroto yang saat itu menjabat Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, menggagas perlunya lembaga untuk menyatukan pendidikan tentara dalam satu atap.

Akabri kemudian dibentuk pada tahun 1965, mengikuti langkah negara lain yang juga mengintegrasikan angkatan bersenjatanya seperti Jepang.

Pembentukan Akabri melalui proses yang panjang mulai dari pembentukan panitia yang dipimpin Laksamana Muda OB Syaaf pada tanggal 5 Juli 1965 dengan tugas pokok menyusun dan merencanakan pendidikan TNI dalam satu lembaga.

Atas perencanaan tersebut, Presiden Ir. Soekarno mengeluarkan Surat Keputusan Presiden RI No.185 /Koti/1965 sebagai dasar berdirinya Akabri (sekarang Akademi TNI) pada 16 Desember 1965.

Realisasi pembentukan Akademi TNI dilakukan secara bertahap, mulai dari integrasi formil pada 5 Oktober 1965.

Kemudian, integrasi parsiil tahap I pada 29 Januari 1967 dengan dibentuknya Akabri bagian umum di Magelang.

Langkah itu dilanjutkan dengan integrasi parsiil tahap II pada 29 Januari 1969 dengan pemberian wewenang dan tugas komando kepada Danjen Akabri terhadap Akabri bagian.

Dalam perkembangannya, Akabri mengalami beberapa kali perubahan organisasi pada tahun 1984, 2002, 2007 dan 2008.

Baca juga: Hari Juang Kartika TNI AD Diperingati 15 Desember 2025, Berikut Sejarah dan Tema Perayaannya

Kemudian, Akabri berganti nama menjadi Akademi TNI dan Akademi Angkatan berada di bawah Mabes Angkatan masing-masing.

Sedangkan kedudukan Resimen Chandradimuka (Menchandra) tidak lagi berada di bawah Akademi Militer, namun berada di bawah Danjen Akademi TNI.

Akabri hingga tahun 1984 masih menganut pola pendidikan 4 tahun, seperti dijelaskan dalam laman Akademi TNI.

Sejak tahun 1985, pola pendidikan tersebut diganti dengan pola 3 + 1 yang artinya tahap pertama dilakukan selama 3 tahun dengan status Taruna, lalu tahap kedua dilakukan pada tahun ke-4 dengan status Letnan Dua.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved