Sabtu, 11 April 2026

Cara Login Terbaru ASN Digital BKN, Lindungi Akun dengan Aktivasi MFA

Setiap ASN diminta untuk memperbarui cara login/masuk ke akun ASN Digital dengan mengaktivasi MFA demi melindungi data.

ASN DIGITAL BKN
ASN DIGITAL BKN - Tangkapan layar Buku Panduan ASN Digital, Selasa (16/12/2025). Setiap ASN diminta untuk memperbarui cara login/masuk ke akun ASN Digital dengan mengaktivasi MFA demi melindungi data. 
Ringkasan Berita:
  • BKN memperbarui cara login bagi ASN ke sistem digital di aplikasi MyASN atau ASN Digital.
  • Pengguna akan diminta melakukan verifikasi dua langkah dengan teknologi MFA.
  • Fungsi MFA adalah menjaga keamanan data ASN.

TRIBUNNEWS.COM - Badan Kepegawaian Negara (BKN) memperbarui cara masuk ke layanan digital bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di aplikasi MyASN.

Akses untuk login ke MyASN kini diintegrasikan dalam portal ASN Digital.

Pengguna cukup melakukan verifikasi dua langkah dengan Multi-Factor Authentication (MFA) untuk menjaga keamanan data ASN.

Setiap ASN perlu menyesuaikan cara login ke MyASN agar dapat menggunakan fitur pelayanan kepegawaian.

Berdasarkan informasi di Instagram @bkngoidofficial, di bawah ini langkah-langkah untuk login ke MyASN.

Cara Terbaru untuk Login ke ASN Digital

1. Login

  • Pengguna harus memiliki aplikasi Google Authenticator di ponsel
  • Buka laman ASN Digital (https://asndigital.bkn.go.id/) atau aplikasi MyASN melalui Google Chrome atau peramban lainnya
  • Masukkan Nomor Induk Pegawai (NIP) dan kata sandi, klik login.

2. Aktivasi MFA

  • Setelah login ke akun ASN Digital, klik "Aktivasi MFA" atau OTP
  • Buka aplikasi Google Authenticator di ponsel, klik icon + dan pilih Scan QR Code
  • Lalu arah kamera ponsel untuk memindai/scan QR Code yang muncul di ASN Digital
  • Kode OTP akan muncul di layar ponsel
  • Masukkan username, password, dan kode OTP 6 digit ke kolom yang tersedia, lalu klik "Masuk".

Baca juga: Cara Update Data ASN Lewat MyASN BKN dengan Mudah dan Cepat

Apa itu MFA?

MFA adalah metode autentikasi yang mengharuskan pengguna untuk memberikan dua atau lebih faktor verifikasi sebelum mendapatkan akses ke suatu sistem, aplikasi, atau data.

MFA dirancang untuk meningkatkan keamanan dengan memastikan bahwa hanya pengguna yang sah yang dapat mengakses informasi sensitif, bahkan jika kredensial (seperti kata sandi) mereka telah dikompromikan, dikutip dari Buku Panduan ASN Digital.

Komponen utama MFA yaitu sesuatu yang hanya diketahui pengguna misalnya PIN/kata sandi, sesuatu yang dimiliki pengguna misalnya One Time Password melalui SMS atau WhatsApp, dan sesuatu yang menggambar pengguna misalnya voice detector, pemindaian retina mata, face recognition dan fingerprint.

Selain itu, MFA memiliki manfaat di antaranya:

  • Mengurangi risiko akses tidak sah akibat kebocoran data
  • Mempersulit peretasan karena membutuhkan akses ke perangkat
  • Penggunaan standar keamanan seperti ISO 27001, NIST, GDPR, dan PCI-DSS
  • Sistem biometrik dan push notification membuat autentikasi lebih cepat dan nyaman.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved