Banjir di Sumatera
Pemerintah Klaim Hampir 90 Persen Ruas Jalan Nasional Kembali Berfungsi
Hampir 90 persen ruas jalan nasional yang terdampak banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat diklaim telah kembali berfungsi.
Ringkasan Berita:
- Hampir 90 persen ruas jalan nasional yang terdampak banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat diklaim telah kembali berfungsi.
- Di sektor kesehatan, seluruh rumah sakit pemerintah di wilayah terdampak telah kembali beroperasi, meskipun sebagian belum maksimal.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno mengatakan hampir 90 persen ruas jalan nasional yang terdampak banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat telah kembali berfungsi.
Sejumlah ruas jalan tersebut kembali berfungsi satu bulan pascabencana.
"Dari total 81 ruas jalan nasional yang terdampak di tiga provinsi, sebanyak 72 ruas atau hampir 90 persen sudah kembali berfungsi. Sisanya terus dipercepat penanganannya agar konektivitas dan distribusi logistik semakin lancar," ujar Pratikno di Pusat Informasi dan Media Center Komdigi Aceh, Kamis (25/12/2025).
Ia menegaskan, pemulihan konektivitas dan transportasi menjadi prioritas utama pemerintah karena berkaitan langsung dengan penyaluran bantuan, akses layanan darurat, serta aktivitas ekonomi masyarakat.
Dari total 52 kabupaten/kota terdampak di tiga provinsi, sebanyak 12 kabupaten/kota telah memasuki fase transisi menuju pemulihan.
Sementara itu, di Provinsi Aceh masih terdapat 11 kabupaten yang memperpanjang status tanggap darurat untuk memastikan kebutuhan warga terdampak terpenuhi secara optimal.
Terkait hunian, pembangunan hunian sementara (huntara) dan persiapan hunian tetap (huntap) terus dipercepat.
Di Sumatra Barat, huntara telah berjalan di enam kabupaten/kota, di Sumatra Utara di tiga kabupaten/kota, dan di Aceh telah dimulai di satu kabupaten serta terus diperluas.
Baca juga: Pemerintah Investigasi Alih Fungsi Lahan Diduga Penyebab Banjir Sumatra, Wamendagri: Jadi Pelajaran
"Penyiapan lahan oleh pemerintah daerah dan pembangunannya dikoordinasikan BNPB, dengan dukungan TNI-Polri serta elemen masyarakat yang bahu-membahu membantu," jelas Pratikno.
Di sektor kesehatan, seluruh rumah sakit pemerintah di wilayah terdampak telah kembali beroperasi, meskipun sebagian belum maksimal.
Ratusan Puskesmas juga kembali melayani masyarakat dengan dukungan tenaga kesehatan dan dokter relawan. Sementara itu, distribusi logistik dipastikan dalam kondisi memadai.
Pemerintah terus berupaya menjangkau desa-desa terisolasi melalui jalur darat dan udara, termasuk penyaluran pangan, BBM, dan LPG.
Baca juga: Sebulan Berlalu, 173 Korban Banjir Sumatra Belum Diketahui Nasibnya, Pencarian Terus Dilakukan
Pemerintah pusat, kata Pratikno, telah mencabut izin pemanfaatan lahan skala besar serta menyegel aktivitas pertambangan yang berisiko merusak lingkungan.
Di bidang pendidikan, sekitar 65 persen sekolah di Aceh telah disiapkan untuk kembali beroperasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TNI-dan-Warga-Perkuat-Tanggul-Pasca-Banjir-di-Langkat_20251215_092220.jpg)