Banjir Bandang di Sumatera
Saat Presiden Prabowo Jajal Jembatan Bailey Sungai Garoga Sepanjang 44 Meter
Presiden Prabowo Subianto meninjau pembangunan jembatan darurat (bailey) Sungai Garoga di Kecamatan Batang Toru Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.
Ringkasan Berita:
- Presiden Prabowo meninjau langsung jembatan bailey Sungai Garoga di Tapanuli Selatan.
- Jembatan dibangun TNI AD dan Kementerian PU dengan standar keselamatan.
- Kunjungan Presiden tegaskan komitmen pemerintah tangani bencana.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meninjau pembangunan jembatan darurat (bailey) Sungai Garoga di Kecamatan Batang Toru Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Rabu, (31/12/2025).
Jembatan Sungai Garoga sebelumnya lumpuh akibat terjangan banjir bandang yang terjadi pada Akhir November lalu.
Pemerintah membangun jembatan bailey sebagai solusi sementara agar konektivitas antara Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan kembali pulih.
Tiba di lokasi Presiden langsung menjajal jembatan sepanjang 44 meter, tersebut. Tampak mendampingi Presiden Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dan lainnya.
Presiden yang mengenakan pakaian safari lengan panjang lengkap dengan topi biru tersebut disambut Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin di ujung jembatan. Keduanya lalu berbincang sambil melihat dengan sesama kerangka jembatan.
Jembatan yang dibangun oleh Detasemen Zeni Tempur (Denzipur) bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum ini dirancang mampu menahan beban hingga 25 ton.
Dalam dialog dengan pekerja konstruksi, Presiden memastikan bahwa tahapan pembangunan berjalan sesuai standar keselamatan dan target waktu yang telah ditetapkan.
Usai mengecek dan menjajal jembatan, Presiden menyempatkan diri untuk menyapa warga sekitar. Presiden menanyakan ke sejumlah warga mengenai kondisi mereka Pasca bencana.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan bahwa kedatangan Presiden untuk memastikan bahwa jembatan dibangun dengan baik dan dapat selesai sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
“Supaya (jembatan) dapat segera berfungsi untuk mempercepat pemulihan. Termasuk, (untuk segera masuk ke) tahap rekonstruksi,” kata Prasetyo.
Kedatangan Presiden kata Mensesneg merupakan bukti komitmen pemerintah yang terus berupaya menanggulangi bencana sebaik dan secepat mungkin.
Baca juga: Ekspresi Purbaya Dengar Curhatan KSAD Soal Biaya Pembangunan Jembatan Bailey di Aceh
"Sekali lagi, ini membuktikan komitmen Bapak Presiden untuk terus hadir memastikan penanganan bencana di tiga provinsi dapat berjalan dengan sebaik-baiknya,” kata Prasetyo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/prabowo-tinaju-jembatan-darurat.jpg)