Link PDF Surat Lamaran dan Surat Pernyataan Seleksi PPPK KemenHAM 2026, Lengkap dengan Contohnya
Sebelum mendaftar seleksi PPPK Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM), pelamar wajib menyiapkan dokumen surat lamaran dan surat pernyataan.
Ringkasan Berita:
- Seleksi PPPK KemenHAM 2026 dibuka untuk 500 formasi di berbagai jabatan, dengan pendaftaran daring melalui portal resmi SSCASN.
- Pelamar wajib menyiapkan dan mengunggah dokumen penting, termasuk surat lamaran, surat pernyataan 16 poin.
- Kedua surat harus dipindai berwarna dan diunggah bersama dokumen pendukung lain seperti e-KTP, pas foto, ijazah, transkrip nilai, STR (untuk Apoteker), dan surat pengalaman kerja sebelum melakukan pendaftaran daring.
TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (KemenHAM) resmi membuka kesempatan bagi Warga Negara Indonesia (WNI) untuk mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2026.
Seleksi ini memberikan peluang bagi tenaga profesional yang memenuhi syarat untuk mengisi 500 formasi di berbagai jabatan strategis, mulai dari Analis Sumber Daya Manusia Ahli Pertama, Perencana Ahli Pertama, Apoteker Ahli Pertama, Penata Layanan Operasional, hingga Pengelola Layanan Operasional.
Sebelum mendaftar secara daring melalui portal resmi sscasn.bkn.go.id, pelamar diwajibkan menyiapkan dokumen penting.
Termasuk surat lamaran dan surat pernyataan, yang harus diketik, ditandatangani dengan pena bertinta hitam, serta dibubuhi materai tempel atau e-meterai Rp10.000.
Surat lamaran ditujukan kepada Menteri Hak Asasi Manusia di Jakarta.
Sementara surat pernyataan berisi 16 poin penting yang memastikan pelamar memenuhi semua persyaratan hukum, administrasi, dan etika profesi.
Kedua dokumen ini dapat diunduh dalam format PDF melalui laman resmi KemenHAM dan harus diunggah dalam bentuk scan berwarna.
Contoh format surat lamaran mencakup data pribadi pelamar, pendidikan, jabatan dan unit kerja yang dilamar, alamat, nomor telepon, dan email.
Pelamar menyatakan semua dokumen yang diunggah adalah benar dan bertanggung jawab penuh jika terdapat ketidaksesuaian.
Sementara surat pernyataan menegaskan status WNI, batas usia 20–40 tahun, pengalaman kerja minimal 2 tahun sesuai jabatan, bebas dari catatan pidana, bukan anggota partai politik, sehat jasmani dan rohani, serta bersedia ditempatkan di seluruh unit KemenHAM.
Selain surat lamaran dan surat pernyataan, pelamar juga wajib menyiapkan dokumen pendukung lain seperti e-KTP atau Surat Keterangan Perekaman, pas foto formal terbaru ukuran 4x6 berlatar merah, ijazah dan transkrip nilai asli, serta Surat Tanda Registrasi (STR) bagi pelamar jabatan Apoteker.
Baca juga: Link dan Cara Daftar Seleksi PPPK KemenHAM 2026, Pendaftaran Dibuka Hari Ini
Semua dokumen harus diunggah dalam format PDF dan dijadikan satu file jika berasal dari beberapa instansi.
Link PDF Format Surat Lamaran PPPK KemenHAM 2026
Link PDF Format Surat Pernyataan PPPK KemenHAM 2026
Contoh Format Surat Lamaran PPPK KemenHAM 2026
(Tempat & tanggal sesuai pada saat pelamar pendaftaran instansi di portal SSCASN)
Yth. Menteri Hak Asasi Manusia RI
di Jakarta
Saya yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama : .................................................................
Tempat/Tanggal Lahir : .................................................................
Jenis Kelamin : Pria / Wanita *)
Pendidikan : ................................................................. (sesuai dengan pendidikan yang diisi)
Jabatan yang dilamar : .................................................................
Unit Kerja : Pusat / Kanwil *) (sesuai dengan jabatan yang dilamar)
Alamat : .................................................................
Nomor telepon/HP : .................................................................
Alamat e-mail : .................................................................
Dengan ini menyampaikan surat lamaran dan dokumen persyaratan agar dapat diterima sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kementerian Hak Asasi Manusia Tahun 2025. Sebagai bahan pertimbangan, disampaikan dokumen kelengkapan yang telah diunggah sebagai berikut:
Surat lamaran yang diketik dan ditujukan kepada Menteri Hak Asasi Manusia di Jakarta, bermaterai Rp10.000 dan telah ditandatangani.
Surat Pernyataan 10 (sepuluh) poin dibuat di atas e-materai Rp10.000 dan ditandatangani dengan pena bertinta hitam.
Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) asli atau Surat Keterangan Perekaman e-KTP asli yang masih berlaku yang dikeluarkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) instansi yang berwenang.
Pas foto terbaru ukuran 4x6 dengan pakaian formal dan latar belakang berwarna merah.
Ijazah *)
Transkrip Nilai.
Surat pernyataan jujur dan Transkrip Nilai asli yang menyelenggarakan perguruan tinggi bidang pendidikan, kebudayaan, riset, dan teknologi. **)
Demikian surat lamaran ini dibuat. Adapun seluruh data dan dokumen yang saya unggah adalah benar. Apabila di kemudian hari ditemukan dokumen isian data ternyata tidak sesuai dengan data yang sebenarnya merupakan tanggung jawab sepenuhnya pelamar dan kelulusannya dapat dibatalkan. Atas perhatian Bapak/Ibu, diucapkan terima kasih.
Hormat Saya,
Materai
Rp10.000
(tanda tangan)
Catatan:
*) Tempat, roti dan nama unit kerja penempatan dipilih
**) Coret jenis kelamin yang tidak sesuai
***) Kode unit kerja penempatan yang dipilih pusat atau kanwil
****) Diikuti khusus pelamar lulusan Luar Negeri
Contoh Format Surat Pernyataan KemenHAM 2026
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : .................................................................
Nomor Induk Kependudukan (NIK) : .................................................................
Alamat : .................................................................
Jenjang pendidikan : .................................................................
Program Studi / Jurusan : .................................................................
Jabatan yang dilamar : .................................................................
Nomor telepon / HP : .................................................................
Alamat email : .................................................................
Dengan ini menyatakan dengan sesungguhnya bahwa saya:
Warga Negara Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia dan taat kepada Pancasila, UUD 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Usia paling rendah 20 (dua puluh) tahun dan paling tinggi 40 (empat puluh) tahun pada saat melakukan pendaftaran dalam laman https://sscasn.bkn.go.id.
Memiliki pengalaman kerja minimal 2 (dua) tahun terkait dengan bidang tugas jabatan yang dilamar.
Tidak pernah diberhentikan dengan tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, PPPK, prajurit Tentara Nasional Indonesia, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.
Tidak berkedudukan sebagai calon PNS, PNS, calon PPPK, PPPK, prajurit Tentara Nasional Indonesia, atau anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis.
Tidak pernah melakukan perbuatan tercela atau pelanggaran seleksi.
Tidak bertatus sebagai Peserta lulus seleksi calon ASN (CPNS/PPPK) yang sedang dalam proses pengusulan penetapan nomor induk pegawai.
Pelamar tidak pernah mengundurkan diri sebagai peserta lulus tahap akhir seleksi ASN (CPNS/PPPK) dan/atau setelah memperoleh nomor induk, sepanjang masih berada dalam masa sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pelamar belum pernah memperoleh pendaftaran PPPK instansi lain dalam periode pendaftaran kebutuhan pegawai atau seleksi Penyediaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi tahun 2025.
Tidak terlibat dalam organisasi terlarang dan/atau organisasi kemasyarakatan yang dicabut status badan hukumnya.
Sehat jasmani dan rohani, adapun ketentuan yang gugur dan sehat, mampu mengelola emosi, berpikir positif dan dapat berinteraksi sosial, dibuktikan dengan:
a) Surat keterangan sehat dari dokter unit pelayanan kesehatan pemerintah yang wajib diserahkan setelah pelamar tersebut dinyatakan lulus seleksi pengadaan PPPK;
b) Surat keterangan pemeriksaan sehat rohani dan unit pelayanan kesehatan pemerintah yang wajib diserahkan setelah pelamar tersebut dinyatakan lulus seleksi pengadaan PPPK.
Memiliki klasifikasi pendidikan sesuai persyaratan jabatan.
Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara 2 (dua) tahun atau lebih.
Tidak pernah melakukan atau terlibat tindakan pidana, kejahatan narkotika, korupsi dan sejenisnya.
Pernah bekerja sebagai aparatur sipil negara sebelumnya;
Surat keterangan tidak mengonsumsi/menggunakan narkotika, psikotropika, prekursor, dan zat adiktif lainnya yang ditandatangani oleh dokter dan unit pelayanan kesehatan pemerintah atau pejabat yang berwenang dari badan/lembaga yang diberikan kewenangan untuk pengujian zat narkoba yang wajib diserahkan setelah pelamar tersebut dinyatakan lulus seleksi pengadaan PPPK.
Bersedia ditempatkan pada unit kerja Kementerian Hak Asasi Manusia di seluruh Indonesia.
Memenuhi seluruh persyaratan yang ditentukan sesuai dengan jabatan yang saya lamar dan seluruh dokumen unggah serta data yang saya berikan adalah benar bukan palsu.
Apabila salah satu pernyataan pada angka di atas ditemukan atau terbukti kebenarannya tidak sesuai atau tidak benar, maka saya bersedia digugurkan keikutsertaan seleksi atau digagalkan kelulusan akhir saya atau tidak diproses penetapan Nomor Induk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (NIPPPK) atau dibatalkan keputusan pengangkatan PPPK.
............................, 2026
Yang membuat pernyataan,
Materai Rp10.000
(tanda tangan)
(nama peserta)
Catatan:
Urutan nomor di atas wajib urut dan tidak boleh ada yang tidak termuat. Apabila ada poin yang tidak termuat maka peserta dianggap tidak setuju dengan poin tersebut sehingga dapat digugurkan.
Jadwal Seleksi PPPK KemenHAM 2026
- Pengumuman Seleksi: 31 Desember 2025 – 14 Januari 2026
- Pendaftaran: 7 – 23 Januari 2026
- Seleksi Administrasi: 8 – 29 Januari 2026
- Pengumuman Hasil Administrasi: 30 Januari 2026
- Masa Sanggah Seleksi Administrasi: 31 Januari – 2 Februari 2026
- Jawaban Sanggah: 1 – 3 Februari 2026
- Pengumuman Pasca Masa Sanggah: 4 Februari 2026
- Pengumuman Jadwal CAT: 8 – 10 Februari 2026
- Pelaksanaan Seleksi Kompetensi (CAT): 11 – 17 Februari 2026
- Pengumuman Hasil CAT: 24 – 26 Februari 2026
- Seleksi Kompetensi Tambahan (Tes Tertulis): 27 – 31 Maret 2026
- Pengumuman Hasil Akhir: 11 April 2026
- Masa Sanggah Hasil Kelulusan: 12 – 14 April 2026
- Jawaban Sanggah Hasil Kelulusan: 12 – 15 April 2026
- Pengumuman Pasca Masa Sanggah: 26 April 2026
- Pengisian DRH Nomor Induk PPPK: 27 April – 11 Mei 2026
- Usul Penetapan Nomor Induk PPPK: 12 – 25 Mei 2026
(Tribunnews.com/Farra)
Artikel Lain Terkait PPPK KemenHAM 2026
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/seleksi-kompetensi-pppk-2024.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.