Ijazah Jokowi
Eggi Sudjana dan Damai Lubis Kini: Balik Arah Akui Ijazah Jokowi Asli, Diduga Minta Maaf, Ajukan RJ
Diduga ada perubahan sikap dari Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dalam kasus ijazah Jokowi. Bahkan mereka sampai mengajukan restorative justice.
Ringkasan Berita:
- Sikap Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis telah berubah dalam kasus ijazah Jokowi di mana mereka kini disebut telah mengakui bahwa dokumen tersebut adalah asli.
- Bahkan, mereka sampai menemui Jokowi di kediamannya yang diduga sebagai wujud permintaan maaf.
- Setelah pertemuan itu, Eggi dan Damai mengajukan restorative justice.
TRIBUNNEWS.COM - Pengacara Eggi Sudjana, dan aktivis Damai Hari Lubis kini berubah 180 derajat dalam kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah terkait tuduhan ijazah palsu milik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).
Mereka merupakan tersangka kasus ini bersama dengan beberapa orang lainnya seperti Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa.
Eggi dan Damai kini berbalik arah dengan mengakui bahwa ijazah milik Jokowi adalah asli.
Pengakuan ini sempat disampaikan oleh kuasa hukum Eggi Sudjana, Elida Netti setelah gelar perkara khusus dugaan ijazah palsu Jokowi di Polda Metro Jaya pada 15 Desember 2025 silam.
Ketika itu, Elida menyebut penyidik sempat memperlihatkan fisik ijazah asli milik Jokowi ke pihak yang hadir.
Baca juga: Roy Suryo: Eggi Sudjana Tak Pernah Minta Maaf pada Jokowi, Foto yang Tersebar pun Hanya AI
Saat diperlihatkan, dia mengakui bahwa ijazah Jokowi yang disita oleh penyidik itu adalah asli.
"Waktu map digunting, saya deg-degan. Ya Allah, akhirnya yang kita perdebatkan sekian tahun, sekarang ada sosoknya di depan mata. Saya melihat, saya merinding dan terharu," ujar Elida dikutip dari Warta Kota.
Elida mengeklaim sempat menyentuh ijazah milik Jokowi dan menegaskan bahwa dokumen tersebut adalah asli.
"Saya tusuk (tahan) dengan ujung jari saya. Saya pegang, ada emboss (huruf timbul), ada watermark, dan ada lintasan stempel," ungkap Elida.
Terkait pengakuan ini, dia menegaskan sikap tersebut bukan menjadi wujud pihaknya pecah kongsi dengan Roy Suryo cs.
Elida mengungkapkan kliennya memiliki konstruksi kasus berbeda dengan Roy Suryo cs dalam kasus ini.
"Bukan pecah belah atau saling meninggalkan. Bang Eggi punya alasan hukum dan konstruksi hukum sendiri. Kami mengajukan gelar perkara khusus ini untuk meminta tinjau ulang penetapan tersangka Bang Eggi," jelas Elida.
Bertemu Jokowi di Solo
Setelah adanya pengakuan tersebut, Eggi dan Damai secara tiba-tiba bertemu Jokowi di kediaman mantan Gubernur DKI Jakarta itu di Solo, Jawa Tengah, pada Kamis(8/1/2026).
Adapun pertemuan ini digelar tertutup dan tidak terdokumentasi.
Hal ini diakui oleh Sekjen Relawan Jokowi (ReJO), Muhammad Rahmad. Dia mengeklaim bahkan Eggi dan Damai sampai berpelukan dengan Jokowi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Eggi-Sudjana-dan-Damai-Hari-Lubis.jpg)