Rabu, 22 April 2026

Isra Miraj Nabi Muhammad SAW: Sejarah Singkat dan Keutamaannya dalam Islam

Peringatan Isra Miraj jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026, dan menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk mengingat mukjizat Nabi Muhammad SAW.

Penulis: Lanny Latifah
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
PERINGATAN ISRA MIRAJ - Ribuan umat Islam se-Jawa Tengah menghadiri peringatan Isra Miraj dan doa bersama yang berlangsung di Lapangan Pancasila, kawasan Simpang Lima, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (12/4/2019) malam. Tahun ini, peringatan Isra Miraj jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026, dan menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk mengingat mukjizat Nabi Muhammad SAW. Tribun Jateng/Hermawan Handaka 
Ringkasan Berita:
  • Isra Miraj adalah peristiwa pada malam 27 Rajab, ketika Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjid al-Aqsa hingga Sidratul Muntaha dan menerima perintah salat lima waktu.
  • Peringatan Isra Miraj tahun ini jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026, dan menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk mengingat mukjizat Nabi Muhammad SAW.
  • Peristiwa Isra Miraj membuktikan kebesaran dan kekuasaan Allah SWT, kebenaran kenabian Nabi Muhammad SAW, serta menguatkan keyakinan umat Islam.

 

TRIBUNNEWS.COM - Isra Miraj merupakan peristiwa penting dalam sejarah Islam yang terjadi pada malam 27 Rajab dalam kalender Hijriah, pada tahun ke-12 kenabian Nabi Muhammad SAW.

Pada tahun ini, peringatan Isra Miraj jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026.

Peristiwa Isra Miraj terjadi ketika Nabi Muhammad SAW berada di Masjidil Haram, Makkah.

Dalam peristiwa ini, Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan malam dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsa (Isra) di Yerussalem dengan menaiki Buraq.

Setelah tiba di Masjid al-Aqsa, Nabi Muhammad SAW melanjutkan perjalanan Mikraj, naik ke Sidratul Muntaha yang berada di langit ketujuh, serta bertemu dengan para nabi terdahulu di setiap lapisan langit yang dilewati.

Pada peristiwa Miraj tersebut, Nabi Muhammad SAW menerima perintah dari Allah SWT untuk mendirikan salat lima waktu dalam satu hari.

Isra Miraj memiliki banyak keutamaan dalam Islam yang, apabila dipahami dan diamalkan, dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah dilimpahkan.

Selengkapnya, inilah beberapa keutamaan Isra Miraj yang dikutip dari baznas.go.id, di antaranya : 

Keutamaan Isra Miraj

1. Menjadi bukti kebesaran Allah SWT

Peristiwa Isra Miraj merupakan bukti kebesaran Allah SWT, yakni perjalanan Nabi Muhammad dari Mekkah ke Yerusalem dan naik ke langit ketujuh dalam waktu semalam merupakan hal yang tidak mungkin terjadi menurut logika manusia.

Baca juga: Amalan Sambut Isra Miraj 2026: Bacaan Dzikir yang Diajarkan Nabi Ibrahim kepada Nabi Muhammad SAW

Hal ini hanya dapat terjadi atas Kuasa Allah SWT, sesuai dengan QS Al-Isra 17:1, yang berbunyi : "Sub-hannallazi asra bi abdihi lailam minal-masjidil harami ilal-masjidil-aqsallazi barakna haulahu linuriyahi min ayatina, innahu huwas-sami'ul-basir".

Artinya : "Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."

2.  Menjadi bukti kenabian Nabi Muhammad SAW

Nabi Muhammad SAW adalah satu-satunya manusia yang pernah melakukan perjalanan Isra Miraj.

Peristiwa ini menjadi bukti bahwa Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah SWT yang membawa kebenaran bagi umat Islam di dunia. 

3. Menjadi bukti bahwa surga dan neraka adalah nyata

Tergambar jelas dalam perjalanannya, Nabi Muhammad SAW melihat surga dan neraka adalah yang tempat yang nyata, dan akan dihuni oleh manusia setelah kematian.

4. Menjadi bukti Allah SWT mampu melakukan apa saja atas Kuasa-Nya

Peristiwa Isra Miraj menunjukkan bahwa Allah SWT mampu melakukan apa saja.

Allah SWT dapat melakukan hal-hal yang di luar logika manusia.

Hal ini sesuai dengan QS An-Najm 53 : 13-18, yang berbunyi : "Wa laqad ra ahu nazlatan ukhra inda sidratil muntaha indaha jannatul-ma wa iz yagsyas-sidrata ma yagsya ma zagal-basaru wa mat taga lawad ra a min ayati rabbihil-kubra".

Artinya : "Dan sesugguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, (yaitu) di Sidratil Muntaha. Di dekatnya ada surga tempat tinggal, (Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratil Muntaha diliputi sesuatu yang meliputinya. Penglihatannya (Muhammad) tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya. Sesungguhnya dia telah melihat sebahagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar".

Secara keseluruhan isi surat An-Najm menjelaskan tentang kebesaran dan kekuasaan Allah SWT, wahyu yang diberikan kepada Nabi Muhammad SAW serta peristiwa Isra Mi'raj.

5. Menjadi bukti bahwa Islam adalah agama yang benar

Peristiwa Isra Miraj merupakan salah satu mukjizat Nabi Muhammad SAW.

Terbukti mukjizat ini menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang benar dan berasal dari Allah SWT, sang pencipta alam semesta.

(Tribunnews.com/Latifah)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved