Profil dan Sosok
Sosok Aizzudin Abdurrahman, Ketua PBNU yang Dipanggil KPK Terkait Kasus Kuota Haji
Berikut adalah sosok Aizzudin Abdurrahman, Ketua Bidang Ekonomi PBNU yang dipanggil oleh KPK sebagai saksi terkait kasus kuota haji 2023-2024.
Ringkasan Berita:
- Ketua Bidang Ekonomi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Aizzudin Abdurrahman, dipanggil oleh KPK sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024 di Kementerian Agama.
- Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, Aizzudin menjalani pemeriksaan pada hari ini, Selasa (13/1/2026).
- Sosok Aizzudin Abdurrahman.
TRIBUNNEWS.COM - Ketua Bidang Ekonomi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Aizzudin Abdurrahman, dipanggil oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024 di Kementerian Agama.
Sebelumnya, KPK telah menetapkan eks Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, dan mantan stafsusnya, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, sebagai tersangka terkait kasus dugaan korupsi kuota haji 2024 pada Jumat (9/1/2026).
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, Aizzudin menjalani pemeriksaan pada hari ini.
“Hari ini, Selasa (13/1), KPK melanjutkan pemeriksaan saksi dalam perkara kuota haji, dengan memanggil AIZ, selaku Ketua Bidang Ekonomi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama,” tutur Budi dalam keterangannya, Selasa (13/1/2026), dikutip dari Kompas.com.
Budi menjelaskan, pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih, Jakarta.
Meski demikian, dia belum mengungkap materi yang akan didalami dari pemeriksaan saksi tersebut.
Berikut adalah sosok Aizzudin Abdurrahman.
Sosok Aizzudin Abdurrahman
Aizzudin Abdurrahman lahir di Jombang, Jawa Timur pada 1 Mei 1979.
Pria yang akrab disapa Gus Aiz itu merupakan cucu dari pendiri Pondok Pesantren Tebuireng dan Pendiri Nahdlatul Ulama (MI) Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari.
Gus Aiz merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI).
Baca juga: Sebelum Jadi Tersangka, Gus Yaqut Sempat Bilang ke Anak Sebut Kebijakan soal Kuota Haji Tak Salah
Suami dari Neyla Saida Anwar itu tercatat pernah menjadi Kepala Madrasah Diniyah PP Al Masruriyyah pada 1996.
Selain itu, ia juga sempat menjadi Direktur di PT Gizania Nusantara Mandiri dan PT Dignity Multimedia Kreasi.
Pada 2012, Gus Aiz didapuk menjadi Ketua Umum PP Pagar Nusa NU selama lima tahun hingga 2017.
Gus Aiz juga pernah aktif di Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) sebagai Wakil Sekretaris DPN pada 2014, sebagaimana dikutip dari pagarnusa.or.id.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ketua-pbnu-aizzudin-abdurrahman.jpg)