Jumat, 5 Juni 2026

Pesawat ATR Indonesia Air Jatuh

Komisi V DPR RI Minta Kolaborasi Seluruh Stakeholder dalam Pencarian Pesawat yang Jatuh di Maros

Ridwan Bae meminta seluruh stakeholder berkolaborasi dalam pencarian pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Maros.

Tayang:
Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Dewi Agustina
dok. DPR RI
CARI PESAWAT JATUH - Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae meminta seluruh stakeholder berkolaborasi dalam pencarian pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Maros, Sulawesi Selatan. 

Ringkasan Berita:
  • Pimpinan Komisi V DPR RI Ridwan Bae meminta seluruh stakeholder berkolaborasi dalam pencarian pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Maros, Sulawesi Selatan.
  • Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport jatuh di sekitar Gunung Bulusaraung setelah sempat hilang kontak.
  • Basarnas, Polri, TNI, dan Badan SAR Daerah terus kerjasama dalam pencarian pesawat serta penyelamatan penumpang.


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae meminta seluruh stakeholder berkolaborasi dalam pencarian pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026) kemarin. 

Basarnas, Polri, TNI, dan Badan SAR Daerah harus kerja sama dalam pencarian pesawat serta penyelamatan penumpang.

Baca juga: Anggota Komisi V DPR Desak Kemenhub Evaluasi Total Sistem Transportasi Usai Pesawat ATR Jatuh

"Kami menekankan pentingnya kecepatan dari Basarnas, Polri, TNI dan potensi SAR di daerah dalam berkolaborasi terkait operasi pencarian dan penyelamatan penumpang pesawat," kata Ridwan di Jakarta, Minggu (18/1/2026). 

Politisi Partai Golkar ini meminta pemerintah memberikan pelayanan informasi yang jelas terkait peristiwa jatuhnya pesawat tersebut.

Pemerintah juga harus memberikan upaya-upaya terbaik dalam pencarian pesawat dan penyelamatan penumpang.

 

Kecelakaan Pesawat - TNI Angkatan Udara (AU) mengerahkan lima prajurit Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) untuk membantu operasi pencarian dan pertolongan terhadap pesawat ATR 42-500 yang diduga mengalami kecelakaan di Gunung Bulusaraung, perbatasan Kabupaten Pangkep-Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Prajurit pasukan khusus TNI AU itu dikerahkan usai titik lokasi diduga jatuhnya pesawat yang membawa tujuh kru dan tiga penumpang itu berhasil diidentifikasi di kawasan Gunung Bulusaraung pada Minggu (18/1/2026). (HO/Dinas Penerangan TNI AU)
Kecelakaan Pesawat - TNI Angkatan Udara (AU) mengerahkan lima prajurit Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) untuk membantu operasi pencarian dan pertolongan terhadap pesawat ATR 42-500 yang diduga mengalami kecelakaan di Gunung Bulusaraung, perbatasan Kabupaten Pangkep-Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Prajurit pasukan khusus TNI AU itu dikerahkan usai titik lokasi diduga jatuhnya pesawat yang membawa tujuh kru dan tiga penumpang itu berhasil diidentifikasi di kawasan Gunung Bulusaraung pada Minggu (18/1/2026). (HO/Dinas Penerangan TNI AU) (HO/IST/(HO/Dinas Penerangan TNI AU))

 

"Bentuk posko untuk pelayanan informasi kepada keluarga," tegas anggota DPR dari Dapil Sulawesi Tenggara ini.

Dalam cuaca ekstrem yang terjadi seperti sekarang, Ridwan meminta agar Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan dan operator transportasi udara memprioritaskan keamanan dan keselamatan penerbangan.

Kemudian memastikan kelayakan operasional pesawat serta memperhatikan informasi cuaca ekstrim yang disampaikan BMKG. 

"Perhubungan Udara dan operator transportasi udara harus memprioritaskan keamanan dan keselamatan penerbangan dan kelayakan operasional pesawat," kata Ridwan.

Pesawat Jatuh di Maros

Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport jatuh di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan pada Sabtu (17/1/2026) setelah sempat hilang kontak.

Pesawat ini membawa 10 orang terdiri dari 7 kru dan 3 penumpang, termasuk pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Serpihan pesawat ditemukan di sekitar Gunung Bulusaraung dan operasi evakuasi masih berlangsung.

Basarnas, BPBD, TNI, Polri, Polairud, PMI, dan relawan Mapala dikerahkan mencari korban.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved