OTT KPK di Kementerian Tenaga Kerja
4 Aksi Immanuel Ebenezer Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Sertifikasi K3: Bawa Surat dari Anak
Saat tiba di pengadilan, Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel terlihat santai dan sempat mengacungkan ibu jari, serta mengaku makin gemuk.
Ringkasan Berita:
- Mantan Wamenaker RI Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel menjalani sidang perdana kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikat K3 pada Senin (19/1/2026).
- Jelang sidang, ada beberapa hal yang dilakukan Noel yang jadi sorotan.
- Di antaranya, mengaku makin gemuk, tak akan minta abolisi dari Presiden RI Prabowo Subianto, hingga membawa surat rindu yang ditulis anaknya.
TRIBUNNEWS.COM - Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel menjalani sidang perdana kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikat K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan RI.
Sidang dengan agenda pembacaan dakwaan digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) pada Senin (19/1/2026) hari ini.
Ia tiba bersama 10 tersangka lain, dengan mengenakan kemeja batik warna hijau pucat, dengan rompi warna oranye khas tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Ada beberapa hal yang disampaikan dan dilakukan oleh Noel jelang sidang:
1. Santai, Sempat Acungkan Jempol, Mengaku Makin Gemuk
Saat tiba di pengadilan, Noel terlihat santai dan sempat mengacungkan ibu jari.
Ia menegaskan, tidak menerima aliran dana sekaligus tidak ada kerugian negara yang ditimbulkan dari perkara yang menjeratnya tersebut.
"Yang penting tak ada kerugian negara," tutur Noel kepada wartawan.
Selain itu, sembari berseloroh dengan awak media, Noel mengaku makin gemuk.
"Sehat dong puji Tuhan. Saya ditahan KPK makin gemuk. Makin segar," ujar Noel.
"Makanan, vitamin, nutrisi, pas semua. Yang enggak pas kebutuhan batin kita," sambungnya.
Baca juga: Eks Wamenaker Immanuel Ebenezer Rayakan Natal Bareng Istri di Rutan KPK, Makan Bersama Tahanan Lain
2. Tak akan Minta Abolisi
Noel juga menyatakan tidak akan meminta abolisi, sekaligus menyatakan bahwa nama Presiden RI Prabowo Subianto tidak perlu dibawa-bawa.
"Nggak usah lah. Presiden jangan dibebani hak kaya begitu. Presiden fokus dengan kerja kerakyatannya saja," kata Noel kepada awak media, saat duduk di kursi pengunjung menanti sidang pembacaan dakwaan dimulai.
Pria yang diberhentikan dari Partai Gerindra setelah terjerat kasus korupsi ini juga mengaku, tidak pernah berkomunikasi langsung dengan ring 1 Istana Negara.
Ia menegaskan, perkara ini akan ia pertanggungjawabkan sendiri.
"Karena ini perbuatan saya. Saya harus bertanggungjawab dengan perbuatan saya," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/noel-ebenezer-pakai-kopiah.jpg)