4.000 ASN Bakal Digembleng Latihan Komcad Dua Bulan Mulai April
Ribuan ASN siap tinggalkan rutinitas kantor, digembleng latihan Komcad dua bulan mulai April. Bagaimana rasanya dari kantor ke barak?
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sebanyak 4.000 aparatur sipil negara (ASN) dari 49 kementerian dan lembaga dijadwalkan mengikuti pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) mulai April 2026.
Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto menyebut, ribuan ASN itu akan digembleng latihan dasar kemiliteran selama dua bulan.
Setelah masa pendidikan selesai, mereka akan kembali bertugas di instansi masing-masing.
“Mungkin nanti di akhir bulan depan, kira-kira April, akan kita mulai. Sekitar dua bulan mereka mendapatkan pelatihan Komcad ini,” ujar Donny di Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Tidak Ganggu Tugas ASN
Donny memastikan, pelatihan ini tidak akan mengganggu tugas utama ASN sebagai abdi negara.
Program ini dirancang agar sejalan dengan fungsi mereka di kantor.
“Setelah itu mereka kembali lagi melaksanakan tugas sebagai ASN. Jadi tidak ada halangan ataupun konflik dari tugas-tugas mereka nantinya,” kata Donny.
Dari Kantor ke Barak
Selama dua bulan, ASN akan meninggalkan rutinitas kantor untuk menjalani disiplin ala militer.
Peralihan ini menjadi pengalaman unik: dari meja kerja ke barak latihan, dari rapat birokrasi ke baris-berbaris.
Bagi sebagian ASN, pengalaman ini bukan sekadar latihan fisik, tetapi juga kesempatan merasakan langsung nilai bela negara.
Baca juga: Detik-detik Penganiayaan 4 Pegawai SPBU di Tuban oleh ASN Kecamatan, Camat Beberkan Kronologi
Harapan Jadi Gerakan Nasional
Donny menambahkan, pemerintah berharap program ini bisa diperluas hingga mencakup seluruh ASN di Indonesia.
Pelatihan Komcad disebut sebagai wujud nyata keterlibatan warga negara dalam upaya pertahanan.
“Harapannya bisa menjadikan seluruh ASN Komcad. Tapi di awal ini kita mulai dengan 4.000 ASN dari 49 kementerian dan lembaga,” ungkapnya.