Selasa, 5 Mei 2026

Banjir Bandang di Sumatera

Jelang Ramadan, Baznas DKI Galang Solidaritas Umat Bantu Korban Banjir Sumatra hingga Mudik Gratis

Bazis DKI targetkan penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tahun ini naik signifikan, tahun sebelumnya menghimpun dana Rp 86,9 miliar.

Tayang:
BAZNAS
PENGHIMPUNAN DANA ZIS - Logo BAZNAS diambil dari laman resminya pada Minggu (25/1/2026). Bazis DKI targetkan penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tahun ini naik signifikan, tahun sebelumnya menghimpun dana Rp 86,9 miliar. 
Ringkasan Berita:
  • Momen Ramadan 1447 Hijriah atau tahun 2026, Lembaga Pemerintah Non Struktural Badan Amil Zakat Nasional Baznas (Bazis) DKI Jakarta menargetkan penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
  • Ketua Baznas Bazis DKI Jakarta, Akhmad H. Abubakar menegaskan, Ramadan bukan sekadar momentum ibadah individual, melainkan kekuatan sosial untuk memperkuat solidaritas dan pemberdayaan masyarakat. 
  • Hal itu disampaikannya saat peluncuran Baznas Bazis Apps di Kantor Baznas, Jakarta.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Momen Ramadan 1447 Hijriah atau tahun 2026, Lembaga Pemerintah Non Struktural Badan Amil Zakat Nasional Baznas (Bazis) DKI Jakarta menargetkan penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Ketua Baznas Bazis DKI Jakarta, Akhmad H. Abubakar menegaskan, Ramadan bukan sekadar momentum ibadah individual, melainkan kekuatan sosial untuk memperkuat solidaritas dan pemberdayaan masyarakat. 

Hal itu disampaikannya saat peluncuran Baznas Bazis Apps di Kantor Baznas, Jakarta.

‎"Kami mengusung tema 'Dari Jakarta untuk Indonesia'. Zakat harus menjadi instrumen solidaritas umat dan penguatan sosial, terutama di bulan Ramadan," ujar Akhmad, Kamis (12/2/2026).

‎Ia memaparkan, pada tahun sebelumnya Baznas Bazis DKI berhasil menghimpun dana sekitar Rp 86,9 miliar dan menyalurkan kepada puluhan ribu mustahik di Jakarta. 

Tahun ini, pihaknya optimistis capaian meningkat signifikan.

‎"Target Rp150 miliar bukan angka kecil, tetapi realistis dengan tren pertumbuhan donasi dan partisipasi masyarakat serta ASN," katanya.

Baca juga: Jelang Ramadan 2026, Baznas RI Tetapkan Fidyah Rp65 Ribu per Jiwa, Begini Cara Hitungnya

‎Untuk mencapai target tersebut, Baznas Bazis DKI menyiapkan 15 program Ramadhan, termasuk lima  program baru. 

Salah satunya ‘Sahur Tetangga Sendiri’,  yang mendorong warga berbagi dan memperkenalkan peran di lingkungan terdekat. 

Program lain adalah Bedah Rume Tahfiz Al-Qur’an bagi penghafal minimal 10 juz dari keluarga prasejahtera. 

‎"Kami siapkan 10 unit rumah yang akan direnovasi setelah melalui asesmen ekonomi dan hafalan," tutur Akhmad.

Turut mendampingi Pimpinan Bidang Pengumpulan KH Nur Alam Bakhtir, Pimpinan Bidang Pendistribusian Ir. Bahaudin, dan Pimpinan Bidang Keuangan Hj Sholihah Latieff.

‎Akhmad mengatakan, pihaknya juga menyiapkan program Balik Rantau Santri, yakni fasilitasi kepulangan santri asal Jakarta yang menempuh pendidikan di luar daerah agar dapat kembali ke pesantren usai Lebaran. 

Selain itu, bantuan solidaritas nasional untuk masyarakat terdampak bencana di Sumatera tetap berjalan melalui dapur kemanusiaan dan layanan kesehatan.

‎Wakil Ketua II Bidang Pendayagunaan Baznas Bazis DKI Jakarta, Ir Muhammad Bahaudin menekankan, transformasi peran lembaganya. 

‎"Baznas Bazis bukan lagi sekadar kotak amal, tetapi mitra strategis pemerintah dalam pengentasan kemiskinan, instrumen stabilitas sosial perkotaan, dan motor solidaritas nasional," ucapnya.

‎Menurut Bahaudin, program Ramadhan dibagi dalam tiga klaster besar, yakni penguatan tata kelola zakat, penguatan internal Jakarta, dan solidaritas nasional.

Baca juga: Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah Tahun 2026 dari BAZNAS

Dalam penguatan tata kelola, pihaknya akan menerbitkan surat keputusan kolektif bagi masjid, mushala, sekolah, dan kampus yang menjadi amil agar memiliki legalitas resmi dalam menghimpun dan menyalurkan zakat dari Baznas Bazis DKI.

‎Pada klaster penguatan internal, sejumlah program disiapkan seperti Posko Mudik di Terminal Pulo Gebang, Stasiun Pasar Senen, dan Terminal Kampung Rambutan dengan target 15.000 penerima manfaat, mudik gratis bagi penyandang disabilitas, Klinik Ngaji, gerakan bersih 100 masjid, hingga distribusi zakat fitrah kepada 100.000 penerima.

‎"Kami ingin memastikan Ramadan menghadirkan keadilan sosial dan keberkahan bagi seluruh warga, termasuk kelompok rentan," tutur Bahaudin.

‎Masyarakat juga dipermudah dalam menunaikan zakat dan memantau penyaluran dana secara digital. 

Baznas Bazis DKI berharap kolaborasi dengan Pemprov DKI Jakarta dan berbagai elemen masyarakat mampu memperkuat posisi Jakarta sebagai pusat solidaritas dan pemberdayaan umat di tingkat nasional. 

Pimpinan Bidang Pengumpulan KH. Nur Alam Bakhtir menambahkan, sejumlah strategi  pengumpulan telah disiapkan di momen Ramadan ini, termasuk melakui aplikasi.

"Kami bekerjasama dengan sejumlah aplikasi untuk memudahkan masyarakat  khususnya generasi Z atau Gen-Z yang menunaikan zakat, infaq dan sedekah melalui aplikasi," tandas Nur Alam Bakhtir.

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved