Ijazah Jokowi
Dulu Eks Pendukung Jokowi, Kini Jadi Ahli Roy Suryo cs, M Sobary: Saya Tidak Pernah Jadi Termul
Sebelum memberikan keterangan, M Sobary mewanti-wanti bahwa dirinya tidak mau dipanggil Termul, karena itu sama sekali tidak benar.
Ringkasan Berita:
- Budayawan M Sobary adalah satu di antara tiga ahli yang didatangkan kubu tersangka kasus tudingan ijazah palsu Jokowi, Roy Suryo cs, ke Polda Metro Jaya untuk dimintai keterangan oleh penyidik pada Kamis (12/2/2026).
- M Sobary dulu memang mendukung Jokowi, tetapi kini berbalik mendukung Roy Suryo cs.
- Oleh karenanya, ia menegaskan agar publik tidak menyebut dirinya sebagai Termul alias Ternak Mulyono, sebuah sebutan bagi orang-orang yang loyal dan siap membela Jokowi.
TRIBUNNEWS.COM - Budayawan Mohamad Sobary alias M Sobary, menegaskan agar publik tidak menyebut dirinya sebagai Termul alias Ternak Mulyono, sebuah sebutan bagi orang-orang yang loyal dan siap membela Mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).
M Sobary sendiri merupakan satu di antara tiga ahli yang didatangkan kubu tersangka kasus tudingan ijazah palsu Jokowi, Roy Suryo cs, ke Polda Metro Jaya untuk dimintai keterangan oleh penyidik pada Kamis (12/2/2026).
Adapun dua ahli lain yang didatangkan adalah Wakapolri Komjen (Purn) Oegroseno dan Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.
Salah satu hal yang jadi sorotan dari M Sobary adalah perubahan sikapnya, dari yang dulu pernah menjadi pendukung Jokowi kini berbalik mendukung Roy Suryo cs.
Sebelum memberikan keterangan kepada penyidik, M Sobary mewanti-wanti bahwa dirinya tidak mau dipanggil Termul, karena itu sama sekali tidak benar.
"Jangan ada yang menulis kata Termul untuk saya. Itu sangat tidak menggambarkan kebenaran," kata M Sobary kepada wartawan, Kamis.
Pria berusia 73 tahun yang akrab disapa Kang Sobary itu mengakui, dulu dia memang mendukung Jokowi.
Alasannya adalah semata karena idealismenya sebagai ilmuwan.
"Saya seorang ilmuwan yang mendukung Jokowi, itu karena idealisme. Idealisme saya dan berjuta-juta kaum ilmuwan mendukung," terang M Sobary.
Namun, M Sobary mengakui, dirinya bersama para ilmuwan yang mendukung Jokowi tertipu.
Menurutnya, idealisme para ilmuwan serta citra Jokowi sebagai orang yang sederhana, bersih, dan tidak korupsi, ternyata tak sesuai kenyataan.
Baca juga: Eks Pendukung Jokowi Jadi Ahli Roy Suryo cs, Refly Harun: Tak Cuma Ringankan, tapi Juga Membebaskan
Kini, setelah menyadari dan merasa sudah ditipu, M Sobary mengaku tidak lagi memberi dukungan kepada Mantan Wali Kota Solo yang juga ayah Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka tersebut.
"Tapi berjuta-juta itu kan tertipu ya. Biasa saja kita tertipu itu, enggak apa-apa. Ketika tertipu, kita tidak lagi mendukung," ucap M Sobary.
"Idealisme kita itu tidak bisa dijalankan oleh dia, gagasan-gagasan dari dia. Bahwa dia itu orang kampung, bahwa dia itu orang kelas bawah, bahwa dia itu tidak korup, itu ternyata tidak bisa dipanggul."
M Sobary kembali menegaskan dirinya bukan bagian dari Termul.