Program Makan Bergizi Gratis
Prabowo Minta Qodari Kumpulkan Video Pihak yang Ragukan Program MBG: Nanti Saya Lihat Tiap Malam
Prabowo meminta Qodari untuk mengumpulkan video yang memperlihatkan pihak meragukan program MBG. Nantinya, Prabowo akan melihat tiap malam.
Ringkasan Berita:
- Presiden Prabowo mengungkapkan hingga hari ini, total sudah ada 60,2 juta penerima manfaat dari program MBG.
- Dia mengatakan capaian itu sangat membanggakan tetapi sempat ada pihak yang meragukan bahwa program ini akan gagal.
- Menurutnya, program ini berhasil. Dia lantas meminta KSP, Muhamad Qodari untuk mengumpulkan video yang sempat meragukan capaian MBG.
TRIBUNNEWS.COM - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan capaian dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) per Jumat (13/2/2026).
Dia mengatakan total penerima manfaat MBG pada hari ini mencapai 60,2 juta orang.
Selain itu, jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sebanyak 23.000 unit.
"Hari ini, kita sudah mencapai, menurut laporan dari Kepala BGN, 60,2 juta penerima manfaat (MBG), di antaranya ada peran dari Polri. Kita sudah berhasil sudah sampai 23.000 SPPG yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia," ujarnya saat meresmikan 1.072 SPPG dan 18 Gudang Ketahanan Pangan di Polsek Jakarta Barat, disiarkan langsung YouTube Sekretariat Presiden.
Ia menyebut jumlah penerima manfaat tersebut setara dengan separuh jumlah penduduk Afrika Selatan hingga enam kali penduduk Singapura.
Prabowo pun merasa miris banyak pihak yang meragukan program ini meski sudah banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
Baca juga: Kapolri Jenderal Sigit Targetkan Pembangunan 1.500 SPPG Polri Tahun Ini
Bahkan, sambungnya, sudah ada yang meramalkan bahwa program MBG akan gagal dalam pelaksanaannya.
Prabowo lantas meminta Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Muhammad Qodari, untuk mengumpulkan video yang meramalkan program MBG akan gagal di awal pelaksanaannya.
"Pak Qodari tolong dikumpulkan video klip-video klip yang meramalkan kita pasti gagal. Yang mengatakan saya menghina bangsa Indonesia."
"Kita mau menyelamatkan anak-anak kita kok dibilang menghina," ujarnya.
Dia mengungkapkan tujuan pengumpulan video tersebut agar bisa ditonton olehnya tiap malam.
Prabowo menegaskan tidak ada maksud darinya untuk menghina bangsa Indonesia melalui program MBG.
"Dari umur dua pangkat letnan dua nggak punya apa-apa, saya siap mati untuk republik, kok saya sampai hati mau menghina, tidak. Sisa hidup saya hanya untuk menyelamatkan Republik Indonesia," tegasnya.
Baca juga: Prabowo Tinjau Dapur SPPG Polri di Palmerah, Minta MBG Disajikan Hangat
Ketua Umum Partai Gerindra itu menegaskan program MBG adalah kehormatan baginya untuk membantu masyarakat yang kesulitan.
"Tapi sudahlah, sekarang kita buktikan bersama," katanya.