Asal Partai 6 Kepala Daerah Era Prabowo yang Terkena OTT KPK 2026, Golkar, PKB hingga Gerindra
Operasi tangkap tangan (OTT) KPK menjerat enam kepala daerah sepanjang tahun 2026, berasal dari berbagai partai, PKB hingga Gerindra.
Ringkasan Berita:
- Operasi tangkap tangan (OTT) KPK menjerat enam kepala daerah sepanjang tahun 2026.
- Terbaru Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terjaring OTT pada Jumat (10/4/2026) dan ditetapkan sebagai tersangka kasus pemerasan dan penerimaan gratifikasi.
- Gatut Sunu Wibowo sempat menjadi kader PDIP sebelum statusnya di partai tersebut gugur ketika maju Pilkada 2024.
TRIBUNNEWS.COM - Sepanjang 2026, operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjerat kepala daerah dari lintas partai.
Sejauh ini, para kepala daerah era Presiden RI Prabowo Subianto yang terjerat skandal korupsi kini berjumlah 6 orang.
Mereka adalah Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Bupati Pati Sudewo, Wali Kota Madiun Maidi, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo.
Dari keenam bupati/wali kota tersebut, masing-masing berasal dari partai berbeda. Ada pula satu kepala daerah yang tak berpartai, yakni Wali Kota Madiun, Maidi.
Meski demikian, mereka dilantik secara serentak pada 20 Februari 2025 untuk masa jabatan 2025-2030.
Namun, baru genap setahun menjabat pada Februari lalu, sejumlah kepala daerah sudah berurusan dengan hukum.
Bahkan, ada yang diberhentikan dari jabatan partai yang telah membesarkan namanya di bidang politik. Seperti Bupati Rejang Lebong Fikri Thobari yang harus menerima kenyataan pahit bahwa dirinya dipecat dari jabatan struktural partai PAN.
Terkini, KPK menjaring Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dalam operasi senyap pada Jumat (10/4/2026). Ia ditetapkan sebagai tersangka kasus pemerasan dan penerimaan gratifikasi.
Saat ini, status partai politik yang menjadi payung politik Sunu Wibowo belum diketahui pasti. Ia sempat menjadi kader PDIP, namun statusnya disebut gugur ketika mendaftar Pilkada 2024 karena diusung partai lain.
Baca juga: OTT Bupati Gatut Sunu, KPK Segel Ruang Kepala Dinas hingga Bidang Bina Marga PUPR Tulungagung
Daftar kepala daerah era Presiden Prabowo yang terkena OTT KPK:
- Wali Kota Madiun, Maidi (19 Januari 2026)
- Bupati Pati, Sudewo (19 Januari 2026)
- Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq (3 Maret 2026)
- Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari (9 Maret 2026)
- Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman (13 Maret 2026)
- Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo (10 April 2026)
Asal Partai 6 Kepala Daerah Era Prabowo Terkena OTT KPK 2026 dan Kasus yang Menjerat
1. Bupati Pati Sudewo: Partai Gerindra
Bupati Pati Sudewi awalnya merupakan anggota Partai Demokrat. Saat menjadi kader partai berlambang bintang mercy, Sudewo berhasil duduk di legislatif.
Ia menjadi anggota DPR RI pada periode 2009–2013 melalui Partai Demokrat.
Selanjutnya, ia berpindah ke Partai Gerindra. Pada periode 2019-2024, ia kembali terpilih sebagai anggota DPR RI.
Melalui Gerindra dan dukungan partai lain, Sudewo terpilih sebagai Bupati Pati untuk masa jabatan 2025–2030.
Namun, ia terjerat kasus tindak pidana korupsi terkait pengisian jabatan di lingkungan pemerintah desa.