Kabinet Prabowo Gibran
Target Bangun 5.000 Desa Nelayan pada 2029, Prabowo: Selama RI Berdiri, Nelayan Tidak Diperhatikan
Presiden RI Prabowo Subianto berjanji, pemerintah akan membantu mengubah nasib para nelayan dengan membangun Desa Nelayan yang lengkap fasilitasnya.
Prabowo menyebut, pemerintah membangun dermaga sederhana, menyediakan fasilitas produksi es, cold storage, serta panel surya untuk kebutuhan energi. Selain itu, disiapkan pula klinik bersih dan sekolah yang layak bagi keluarga nelayan.
“Dan kami menemukan dari kesaksian mereka, setelah satu setengah hingga dua tahun, pendapatan mereka meningkat hingga 100 persen. Itu luar biasa. Saya sendiri sangat terkejut. Saya pikir mungkin 40 persen, 50 persen, tapi ternyata meningkat 100 persen, dan semua itu hanya karena hal-hal dasar seperti es, dan tentu saja fasilitas untuk pelelangan ikan,” tutur Prabowo.
Dengan tersedianya fasilitas pelelangan, ikan segar dari desa nelayan kini dapat dijual langsung dengan harga lebih baik, sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Pemerintah berencana mereplikasi model Desa Nelayan secara nasional.
Tahun 2025, program tersebut telah membangun 65 desa, dan ditargetkan hingga akhir tahun 2026 akan mencapai 1.000 desa nelayan di seluruh Indonesia.
“Dan targetnya adalah pada akhir tahun 2026, kami akan membangun setidaknya 1.000 desa seperti ini di seluruh Indonesia. Seribu desa berarti akan memberdayakan dua juta nelayan. Dua juta nelayan dengan istri mereka dan mungkin dua anak, itu berarti delapan juta orang Indonesia,” ujar Prabowo.
Prabowo menambahkan, keberhasilan program Desa Nelayan juga akan memperkuat pasokan protein segar bagi masyarakat dan terhubung dengan jaringan koperasi desa.
Saat ini, pemerintah telah membentuk lebih dari 81.000 koperasi desa yang masing-masing memiliki gudang, cold storage, minimarket, apotek, dan klinik sendiri.
Setiap koperasi juga akan memperoleh pembiayaan untuk dua truk pengangkut hasil produksi, agar distribusi ke pasar berjalan lancar.
“Saya pikir ini akan menjadi waktu yang menarik bagi Indonesia. Saya bersemangat karena saya melihat mimpi dan konsep ini sedang menjadi kenyataan saat kita duduk di sini hari ini,” paparnya.
(Tribunnews.com/Rizki A.)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/prabski-outlook-dmf.jpg)