Kamis, 30 April 2026

Ramadan 2026

Kapan Hari Pertama Puasa Ramadan 2026? Muhammadiyah 18 Februari, Pemerintah Tunggu Rukyat

Kapan puasa Ramadan 2026? Muhammadiyah tetapkan 18 Februari, pemerintah tunggu rukyat lewat Sidang Isbat 17 Februari.

Tayang:
Penulis: Abdul Qodir

Ringkasan Berita:
  • Muhammadiyah tetapkan 1 Ramadan jatuh 18 Februari 2026
  • Pemerintah gelar Sidang Isbat 17 Februari, tunggu hasil rukyat
  • NU ikut rukyat, hasil biasanya sejalan keputusan pemerintah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pertanyaan “kapan hari pertama puasa Ramadan 2026?” kini ramai dicari masyarakat muslim Indonesia.

Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, sementara pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) masih menunggu hasil rukyatul hilal yang akan dibahas dalam Sidang Isbat pada Selasa, 17 Februari 2026.

Mari simak perbedaan penetapan versi Muhammadiyah, NU dan pemerintah, berikut ini.

Jadwal Puasa Muhammadiyah

Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui maklumat resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.

Penetapan ini berdasarkan metode hisab hakiki wujudul hilal, yakni perhitungan astronomi yang memastikan posisi bulan sudah memenuhi syarat terlihat secara teoritis.

“Menurut hisab hakiki wujudul hilal, posisi bulan sudah memenuhi syarat sehingga 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026,” demikian isi maklumat PP Muhammadiyah.

Jadwal Puasa NU

Nahdlatul Ulama (NU) tetap menggunakan metode rukyat atau pengamatan hilal secara langsung.

Hasil rukyat NU biasanya sejalan dengan keputusan resmi pemerintah setelah proses pengamatan dilakukan. 

Sekretaris LFNU Jakarta, Ikhwanudin, menegaskan dasar penetapan awal bulan hijriah adalah terlihatnya hilal setelah matahari terbenam pada tanggal 29 Hijriah.

“Jika hilal tidak terlihat, maka dilakukan istikmal atau penyempurnaan bilangan bulan menjadi 30 hari,” ujarnya.

Jadwal Puasa Pemerintah

Berdasarkan kalender Hijriah nasional, awal Ramadan 1447 H diperkirakan jatuh pada 19 Februari 2026.

Namun, pemerintah belum menetapkan secara resmi. 

Penetapan dilakukan melalui Sidang Isbat di Auditorium H M Rasjidi, Kantor Kemenag RI, Jakarta Pusat, pada Selasa, 17 Februari 2026.

Sidang Isbat mempertemukan data hisab (perhitungan astronomi) dengan hasil rukyatul hilal (pengamatan bulan sabit) di 96 lokasi seluruh Indonesia.

Baca juga: MBG Tetap Dibagikan Saat Ramadan, Kepala BGN Sebut Menunya Tahan 12 Jam

Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menjelaskan ijtimak menjelang Ramadan 1447 H terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 19.01 WIB.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved