Minggu, 26 April 2026

Program Makan Bergizi Gratis

MBG Tetap Dibagikan Saat Ramadan, Kepala BGN Sebut Menunya Tahan 12 Jam

Anggaran MBG melonjak, makanan dibagi saat bulan puasa. Efisien atau mubazir? Simak klaim tahan 12 jam yang bikin publik penasaran!

Penulis: Chaerul Umam
Tribunnews.com/Chaerul Umam
MENU MBG RAMADAN – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memberikan keterangan kepada wartawan di Kompleks Parlemen, DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (20/1/2026). Ia menegaskan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan selama Ramadan 2026 dirancang tahan hingga 12 jam. 

Ringkasan Berita:
  • Anggaran MBG melonjak drastis, publik bertanya: efisien atau mubazir?
  • Makanan dibagikan siang hari, mayoritas penerima justru sedang berpuasa.
  • Klaim tahan 12 jam, benarkah aman sampai berbuka?

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat selama bulan Ramadan 2026. Ia memastikan menu yang dibagikan dirancang agar aman dikonsumsi hingga waktu berbuka puasa.

Menurut Dadan, makanan yang disiapkan dalam program MBG memiliki daya tahan hingga 12 jam sejak proses penyiapan.

"Makanannya tahan 12 jam, dari mulai disiapkan sampai dikonsumsi pada saat buka,” ujarnya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Distribusi saat Ramadan

Dadan menjelaskan, mekanisme distribusi MBG selama Ramadan dilakukan dengan pola yang sama seperti tahun sebelumnya.

Untuk wilayah mayoritas Muslim, makanan tetap dibagikan pada jam sekolah, namun tidak langsung dikonsumsi.

Siswa membawa pulang makanan tersebut untuk disantap saat berbuka.

“Untuk Ramadan sama seperti tahun lalu. Jadi untuk daerah yang mayoritas Muslim, makanan akan dibagikan pada jam sekolah, tapi makanannya dibawa ke rumah dan tahan lama,” kata Dadan.

Sementara itu, di daerah yang mayoritas penduduknya tidak menjalankan ibadah puasa, pola pelayanan MBG tidak mengalami perubahan. Makanan tetap dikonsumsi langsung di sekolah sesuai jadwal harian.

Konsumsi Ramadan

Dalam penjelasannya, Dadan menyebut makanan MBG yang dibagikan siang hari di sekolah akan dibawa pulang oleh siswa untuk dikonsumsi saat berbuka.

Pola ini, menurut BGN, diharapkan tetap memberi manfaat bagi keluarga penerima meski waktu konsumsinya berbeda dari hari biasa.

Baca juga: Sindir Penanganan Bencana Sumatra, Deddy Sitorus: Pemerintah Harus Bersyukur Rakyat Kita Ga Pemarah

Keamanan Pangan

Dadan menegaskan aspek ketahanan makanan menjadi perhatian utama BGN.

Menu MBG disiapkan dengan standar gizi dan keamanan agar tetap layak konsumsi meski disimpan beberapa jam. 

Hal ini diharapkan memberi rasa aman bagi siswa dan keluarga yang mengandalkan program tersebut.

Catatan Kritis

Sejumlah pengamat menilai pembagian MBG saat Ramadan berisiko mubazir karena mayoritas penerima sedang berpuasa.

Mereka menekankan efektivitas program dan efisiensi anggaran perlu dievaluasi lebih serius.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved