Imlek 2026
Ketika Hadroh dan Barongsai Berpadu: Potret Harmoni Imlek di Markas GP Ansor
Pekik takbir dan tabuhan hadroh yang kerap terdengar di markas GP Ansor, bersanding harmonis dengan riuhnya tabuhan simbal Barongsai
Kuliner ini dianggap sebagai simbol asimilasi sempurna: teknik memasak Tionghoa yang bertemu dengan cita rasa lokal dan diterima oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia tanpa sekat.
Apresiasi tinggi datang dari Wakil Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI), Hasan Karman.
Ia memuji langkah GP Ansor yang mau menjemput bola dalam menciptakan ruang dialog.
“Akulturasi adalah kekuatan kita. Ketika perbedaan tidak lagi dijadikan jarak, melainkan titik temu untuk saling menjaga, di sanalah Indonesia menjadi kuat,” ungkap Hasan Karman.
Melalui perayaan Imlek 2577 ini, GP Ansor kembali menegaskan posisinya sebagai pengawal kohesi sosial.
Di tengah ancaman polarisasi, ruang-ruang perjumpaan yang cair seperti ini menjadi krusial untuk membangun rasa saling percaya antarwarga negara.
Lampion-lampion merah yang menggantung di gedung Ansor menjadi pengingat bisu: bahwa di bawah satu atap besar bernama Indonesia, setiap identitas memiliki tempat untuk bersinar bersama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Perayaan-Tahun-Baru-Imlek-2577-Kongzili.jpg)