Ijazah Jokowi
Dokter Tifa Ungkap Banyak Termul yang Membujuknya Agar Ajukan RJ dan Datang ke Solo Temui Jokowi
Dokter Tifa menyampaikan bahwa pihak Jokowi lah yang sebenarnya membujuk agar dirinya mau mengajukan RJ dan datang ke Solo menemui Jokowi.
Ringkasan Berita:
- Dokter Tifa menekankan bahwa RRT (Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Dokter Tifa) sama sekali tidak meminta RJ kepada Jokowi dalam kasus ini
- Dokter Tifa menyampaikan bahwa pihak Jokowi lah yang sebenarnya membujuk agar dirinya mau mengajukan RJ dan datang ke Solo menemui Jokowi
- Bahkan, tidak tanggung-tanggung, Dokter Tifa mengatakan bahwa pihak Jokowi itu menemuinya ketika di Polda Metro Jaya
TRIBUNNEWS.COM - Tersangka kasus tudingan ijazah palsu Joko Widodo (Jokowi), Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, mengungkapkan bahwa banyak pihak Jokowi yang menemuinya untuk membujuk agar dirinya mau mengajukan Restorative Justice (RJ).
Sebelumnya, Roy Suryo cs diketahui mengajukan permohonan penghentian penyidikan ke kepada Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri yang dipimpin Komjen Pol Wahyu Widada.
Namun, banyak pihak yang mengartikan bahwa permohonan penghentian penyidikan itu demi meminta RJ kepada Jokowi.
Kubu Roy Suryo pun telah menegaskan bahwa permohonan penghentian penyidikan itu murni demi hukum, bukan untuk minta RJ seperti yang dilakukan oleh Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis yang sebelumnya juga ditetapkan sebagai tersangka bersama Roy Suryo cs.
Dokter Tifa juga menekankan bahwa RRT (Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Dokter Tifa) sama sekali tidak meminta RJ kepada Jokowi dalam kasus ini.
"Ini saya mau sampaikan tentang Restorative Justice, kami RRT itu banyak sekali mendapatkan kesalahpahaman dari banyak pihak, seakan-akan kami yang meminta Restorative Justice," ungkapnya, dikutip dari tvOne, Rabu (18/2/2026).
Dokter Tifa lantas menyampaikan bahwa pihak Jokowi lah yang sebenarnya membujuk agar dirinya mau mengajukan RJ dan datang ke Solo menemui Jokowi.
Adapun, pihak Jokowi selama ini juga kerap disebutkan sebagai Termul atau Ternak Mulyono. Termul merupakan sebuah istilah yang merujuk pada para loyalis atau pendukung setia eks Presiden ke-7, Jokowi dan nama "Mulyono" sendiri merupakan nama masa kecil Jokowi.
"Di sini saya mau sampaikan, beberapa orang dari pihak ya kita katakan Termul, enggak usah pakai istilah Termul lah ya, tapi kita menggunakan istilah dari pihak Pak Jokowi, itu secara terbuka itu bertemu dengan saya," ujarnya.
Bahkan, tidak tanggung-tanggung, Dokter Tifa mengatakan bahwa pihak Jokowi itu menemuinya ketika di Polda Metro Jaya.
"Itu enggak main-main loh, di Polda Metro Jaya, banyak saksinya meminta kepada saya, membujuk kepada saya 'Dokter Tifa ayolah, datang ke Solo lah, Restorative Justice lah', seperti itu. Saksinya banyak, penasihat hukum saya ada di situ," papar Dokter Tifa.
Baca juga: Kubu Roy Suryo Salahkan Jokowi Buntut Kasus Ijazah Berlarut-larut: Dari Awal Tak Ada Transparansi
Dokter Tifa Sebut Jokowi yang Butuh RJ, Bukan RRT
Terkait RJ ini, Dokter Tifa juga mengatakan bahwa sebenarnya Jokowi lah yang paling membutuhkan kasus dihentikan.
Alasannya, kata Dokter Tifa, karena kondisi kesehatan Jokowi yang semakin memprihatinkan.
"Kalau saya pribadi ya, saya sebetulnya sudah dari berkali-kali saya sampaikan yang sebetulnya membutuhkan Restorative Justice, membutuhkan kasus ini dihentikan itu beliau yang tadi barusan kita lihat (Jokowi dalam video wawancara)," ungkapnya.