Peringatan Dini Gelombang Tinggi Perairan Indonesia 24-27 Februari 2026
BMKG memberikan peringatan dini mengenai tinggi gelombang wilayah perairan Indonesia untuk periode 24-27 Februari 2026.
TRIBUNNEWS.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini mengenai tinggi gelombang wilayah perairan Indonesia untuk periode 24-27 Februari 2026.
BMKG menjelaskan pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan angin berkisar 6 - 20 knot.
Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan angin berkisar 8 - 25 knot.
Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudera Hindia Barat Kepulauan Mentawai dan Samudra Hindia hingga Nusa Tenggara Barat (NTB).
Peringatan Gelombang Tinggi
Tinggi Gelombang 1.25 - 2.5 m berpeluang terjadi di:
- Selat Malaka bagian utara,
- Samudra Hindia barat Aceh,
- Samudra Hindia barat Kep. Nias,
- Samudra Hindia barat Kep. Mentawai,
- Samudra Hindia barat Bengkulu,
- Laut Jawa bagian timur,
- Laut Bali,
- Laut Sumbawa,
- Selat Makassar bagian selatan,
- Selat Makassar bagian tengah,
- Selat Makassar bagian utara,
- Laut Sulawesi bagian barat,
- Laut Sulawesi bagian tengah,
- Laut Sulawesi bagian timur,
- Laut Maluku,
- Laut Flores,
- Samudra Pasifik utara Maluku,
- Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya,
- Samudra Pasifik utara Papua Barat,
- Laut Seram,
- Laut Arafuru bagian barat,
- Laut Arafuru bagian tengah,
- Laut Arafuru bagian timur,
- Laut Arafuru bagian Utara
Berisiko terhadap keselamatan pelayaran:
- Perahu Nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1.25 m.
- Kapal Tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1.5 m.
Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG, Selasa 24 Februari 2026: Bali Waspada Angin Kencang
Tinggi Gelombang 2.5 - 4.0 m berpeluang terjadi di:
- Samudra Hindia barat Lampung,
- Samudra Hindia selatan Banten,
- Samudra Hindia selatan Jawa Barat,
- Samudra Hindia selatan Jawa Tengah,
- Samudra Hindia selatan DI Yogyakarta,
- Samudra Hindia selatan Jawa Timur,
- Samudra Hindia selatan Bali,
- Samudra Hindia selatan NTB,
- Samudra Hindia selatan NTT,
- Samudra Pasifik utara Papua
Berisiko terhadap keselamatan pelayaran:
- Perahu Nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1.25 m.
- Kapal Tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1.5 m.
- Kapal Ferry apabila kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2.5 m.
(Tribunnews.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Pukat-Darat-Solusi-Nelayan-Saat-Cuaca-Buruk_20250205_163529.jpg)