Tanggal 25 Februari 2026 Memperingati Hari Apa? Ada 3 Momen Penting
Terdapat 3 peringatan penting pada tanggal 25 Februari 2026 yaitu Hari Ketenangan, Hari Kemeja Pink dan Hari Kacang Berlapis Cokelat Nasional.
Ringkasan Berita:
- Tanggal 25 Februari diperingati sebagai Hari Ketenangan yang mengajak masyarakat meluangkan waktu untuk refleksi diri dan menikmati keheningan di tengah kesibukan.
- Pink Shirt Day yang jatuh pada Rabu terakhir Februari menjadi simbol global perlawanan terhadap perundungan dan ajakan membangun lingkungan yang aman serta inklusif.
- National Chocolate Covered Nut Day dirayakan untuk menghargai perpaduan cokelat dan kacang sekaligus mengenang perjalanan panjang cokelat dalam sejarah kuliner dunia.
TRIBUNNEWS.COM - Tanggal 25 Februari 2026 bukan sekadar angka dalam kalender.
Di balik tanggal ini, terdapat sejumlah peringatan internasional yang membawa pesan mendalam.
Ada ajakan untuk berhenti sejenak dari kebisingan dunia, seruan tegas melawan perundungan, hingga perayaan terhadap perjalanan panjang cokelat sebagai bagian dari peradaban manusia.
Ketiga peringatan pada tanggal 25 Februari 2026 yaitu Hari Ketenangan, Hari Kemeja Pink dan Hari Kacang Berlapis Cokelat Nasional.
Hari Ketenangan mengajak kita berhenti sejenak dari hiruk-pikuk dunia, memberi ruang bagi pikiran dan jiwa untuk bernapas.
Hari Kemeja Pink menekankan nilai solidaritas dan keberanian, menentang perundungan yang sering mengintai di sekolah, tempat kerja, atau lingkungan sosial.
Sementara itu, Hari Kacang Berlapis Cokelat Nasional adalah memperingati sebuah kombinasi manis antara cokelat dan kacang yang dinikmati jutaan orang di seluruh dunia.
3 Momen Penting pada Tanggal 25 Februari 2026
1. Quiet Day (Hari Ketenangan)
Setiap 25 Februari, sejumlah komunitas di berbagai negara memperingati Hari Ketenangan atau Quiet Day.
Peringatan ini mengajak setiap orang untuk melambat sejenak dari rutinitas yang padat dan memberi ruang bagi keheningan.
Baca juga: Kalender Maret 2026 Lengkap: Tanggal Merah, Libur Nasional, Cuti Bersama
Dalam banyak tradisi spiritual, diam bukan sekadar tidak berbicara, melainkan bentuk kontemplasi mendalam.
Praktik hening telah lama dikenal dalam berbagai ajaran keagamaan sebagai sarana berdoa, bermeditasi, dan menenangkan batin. Di beberapa negara Asia, termasuk India, dikenal retret meditasi vipassana yang bisa berlangsung hingga 10 hari, dikutip dari National Today.
Vipassana berarti “melihat segala sesuatu sebagaimana adanya”, sebuah latihan untuk memahami diri dan realitas dengan jernih.
Di tengah kehidupan modern yang dipenuhi notifikasi, percakapan, dan kebisingan media, Hari Ketenangan menjadi pengingat untuk beristirahat dari hiruk pikuk tersebut.
Meluangkan waktu tanpa gawai, tanpa percakapan yang tidak perlu, atau sekadar menikmati suasana sekitar dapat membantu menjaga keseimbangan emosional dan kesehatan mental.
2. Pink Shirt Day
Selain Hari Ketenangan, 25 Februari 2026 juga bertepatan dengan Pink Shirt Day, yang diperingati setiap Rabu terakhir bulan Februari.
Peringatan ini menjadi simbol perlawanan terhadap perundungan (bullying).
Gerakan ini bermula di Berwick, Nova Scotia, Kanada, pada 2007.
Dua siswa, Travis Price dan David Shepherd, membeli dan membagikan puluhan kaus merah muda sebagai bentuk solidaritas kepada seorang siswa yang dirundung karena mengenakan baju berwarna tersebut di hari pertama sekolah. Aksi sederhana itu berkembang menjadi kampanye global.
Seiring waktu, sejumlah tokoh Kanada seperti Rodney MacDonald dan Gordon Campbell turut menetapkan hari khusus untuk meningkatkan kesadaran anti-perundungan di wilayahnya.
Kampanye ini menyoroti dampak serius perundungan terhadap kesehatan mental anak dan remaja.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa korban bullying berisiko mengalami trauma berkepanjangan, depresi, bahkan tindakan menyakiti diri sendiri.
Karena itu, Pink Shirt Day biasanya diisi dengan kegiatan edukasi, diskusi di sekolah dan tempat kerja, pembagian materi kampanye, serta ajakan menciptakan lingkungan yang aman.
3. National Chocolate Covered Nut Day (Hari Kacang Berlapis Cokelat Nasional)
Tanggal 25 Februari juga dirayakan sebagai National Chocolate Covered Nut Day, hari untuk merayakan kombinasi lezat antara kacang dan cokelat.
Sejarah cokelat sendiri berakar dari peradaban kuno Mesoamerika. Bangsa Aztec dan Maya mengolah biji kakao menjadi minuman pahit yang digunakan dalam ritual dan dianggap sebagai minuman para dewa.
Cokelat baru dikenal di Eropa pada abad ke-16 setelah diperkenalkan oleh penjelajah Spanyol, termasuk Hernan Cortes.
Di Eropa, cokelat kemudian diberi tambahan gula agar rasanya lebih manis.
Perkembangan berikutnya menghadirkan berbagai inovasi, termasuk perpaduan cokelat dengan kacang.
Di Italia pada abad ke-19, dikenal pasta cokelat dan hazelnut bernama gianduja.
Lalu pada 1876, pembuat cokelat Swiss Daniel Peter berhasil menciptakan cokelat susu dengan menambahkan susu bubuk ke dalam adonan cokelat.
Sejak abad ke-20, perusahaan-perusahaan besar mulai memproduksi kacang berlapis cokelat secara massal, menjadikannya camilan populer di berbagai negara.
Meski asal-usul hari peringatannya tidak sepenuhnya jelas, jutaan orang merayakannya dengan menikmati camilan favorit ini sebagai bentuk apresiasi terhadap sejarah panjang dan inovasi dunia kuliner.
(Tribunnews.com/Farra)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/3-Momen-Penting-25-Februari-2026.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.