Impor Mobil dari India
Penampakan Pickup Kopdes Merah Putih dari India, Mampukah Menembus Desa Terpencil Nusantara?
Mobil itu adalah Mahindra Scorpio Pik-Up, yakni sebuah kendaraan niaga atau 'kuda beban' asal India yang diimpor oleh PT Agrinas Pangan Nusantara
Ringkasan Berita:
- Di sudut basement gedung Yodya Tower, Jakarta Timur, terparkir sebuah mobil pickup berwarna putih bersih dengan plastik yang masih terpasang pada joknya
- Mobil itu adalah Mahindra Scorpio Pik-Up, yakni sebuah kendaraan niaga atau 'kuda beban' asal India yang diimpor oleh PT Agrinas Pangan Nusantara untuk mobil Koperasi Desa Merah Putih
- Terdapat sebuah bak yang berbentuk kotak yang cukup luas dan dalam di belakang kabin untuk mengangkut sejumlah barang ketika sudah difungsikan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Di sudut basement gedung Yodya Tower, Jakarta Timur, terparkir sebuah mobil pickup berwarna putih bersih dengan plastik yang masih terpasang pada joknya pada Kamis (26/2/2026) siang.
Bentuknya berbeda dari pada belasan mobil yang sama-sama terparkir di lantai B3 gedung tersebut.
Baca juga: Wakil Ketua Umum Kadin Saleh Husin Minta Presiden Prabowo Batalkan Impor 105 Ribu Mobil dari India
Mobil itu adalah Mahindra Scorpio Pik-Up, yakni sebuah kendaraan niaga atau 'kuda beban' asal India yang diimpor oleh PT Agrinas Pangan Nusantara untuk mobil Koperasi Desa Merah Putih yang menjadi polemik belakangan.
Kuda beban yang tersemat di mobil itu lantaran fungsinya mirip dengan kuda penarik kereta di zaman dulu yang fokus pada tenaga dan daya tahan, bukan pada kenyamanan atau kemewahan.
Baca juga: Buruh Heran Dirut Agrinas Ngotot Impor Pikap 4x4 India Meski Lokal Mampu Produksi: Apa Motivasinya?
Pantauan wartawan Tribunnews.com, Abdi Ryanda Shakti di lokasi, mobil pickup itu bertipe single cab yang area penumpangnya terlihat seperti satu kotak kecil di depan dengan kaca jendela yang lebar dan tegak.
Di bagian kap mesin dibuat tinggi dan rata yang memberikan kesan kokoh dan tebal. Pada bagian grill depannya terdapat lubang-lubang udara vertikal seperti jeruji besi dengan logo Mahindra di bagian tengahnya.
Terdapat dua lampu utama yang cukup besar dengan berbentuk kotak yang sedikit mengerucut di depannya seperti tengah menatap tajam. Di bawahnya, terdapat foglamp berbentuk bulat.
Kemudian, berdasarkan pandangan Tribunnews.com, terdapat sebuah bak yang berbentuk kotak yang cukup luas dan dalam di belakang kabin untuk mengangkut sejumlah barang ketika sudah difungsikan.
Di bagian kanan dan kiri bak tersebut, terdapat tulisan Koperasi Desa Merah Putih beserta logonya berwarna merah dan hitam. Ukuran huruf pun cukup besar yang bisa terbaca walau dari jarak kejauhan.
Kemudian, di samping tulisan itu, tertempel stiker bertuliskan 4×4 (four-wheel drive) yang menunjukkan jika transmisi mobil itu mempunyai sistem penggerak empat roda, di mana mesin menyalurkan tenaga secara merata ke seluruh roda (4 roda) untuk traksi maksimal.
Jarak antara bodi mobil dan tanah pun cukup jauh. Posisi itu membuat mobil tersebut terlihat jangkung yang memang cocok untuk medan yang sulit.
Sementara di bagian belakang, terdapat tulisan 'Mahindra' berwarna merah yang memanjang di bagian pintu bak mobil tersebut.
Pada posisi antara kabin dan bak, terdapat pipa besi hitam yang melengkung yang menambah kesan kekar dan siap tempur yang berfungsi sebagai pengaman.
Meski begitu, velg yang digunakan pada mobil tersebut hanya velg besi atau kaleng berwarna hitam tanpa tutup plastik yang menandakan mobil tersebut akan digunakan untuk kerja berat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/mobil-impor-india-nihhhh.jpg)