Cap Go Meh
Kapan Cap Go Meh 2026? Ini Tanggal, Makna, dan Tradisi Perayaannya
Cap Go Meh adalah sebuah penutup yang menyempurnakan rangkaian perayaan Imlek dengan pesan tentang persatuan, keharmonisan, dan harapan.
Pada hari ini, keluarga biasanya berkumpul dan menyantap hidangan khas seperti tangyuan (bola-bola tepung beras manis).
Bentuknya yang bulat melambangkan persatuan dan keutuhan keluarga.
Di Indonesia, makna kebersamaan juga tercermin dalam tradisi makan lontong Cap Go Meh yang menjadi hasil akulturasi budaya Tionghoa dan Nusantara.
4. Ungkapan Syukur dan Doa
Bagi sebagian masyarakat Tionghoa, Cap Go Meh juga menjadi momen untuk berdoa dan mengucap syukur atas rezeki serta perlindungan yang diterima.
Doa dipanjatkan agar sepanjang tahun diberikan kesehatan, kelancaran usaha, dan keselamatan.
Tradisi Cap Go Meh di Indonesia
Seiring migrasi masyarakat Tionghoa pada abad ke-15 hingga ke-19, Cap Go Meh menyebar ke berbagai wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Di sini, tradisi tersebut tumbuh berdampingan dengan budaya lokal.
1. Kirab dan Atraksi Budaya
Salah satu pusat perayaan terbesar berada di Singkawang, Kalimantan Barat.
Kota ini terkenal dengan tradisi tatung, yakni ritual spiritual yang dipercaya sebagai bentuk tolak bala dan pembersihan diri.
Selain Singkawang, perayaan juga biasanya berlangsung meriah di Pontianak dan Medan, dengan pawai barongsai, naga liong, serta doa bersama.
2. Doa dan Sembahyang
Sebagian umat Tionghoa mengunjungi kelenteng untuk memanjatkan doa keselamatan, kesehatan, serta rezeki yang lancar sepanjang tahun.
Suasana khidmat berpadu dengan semarak lampion dan dupa yang mengepul.