Cap Go Meh
Kapan Cap Go Meh 2026? Ini Tanggal, Makna, dan Tradisi Perayaannya
Cap Go Meh adalah sebuah penutup yang menyempurnakan rangkaian perayaan Imlek dengan pesan tentang persatuan, keharmonisan, dan harapan.
Bahkan, festival ini pernah menjadi kesempatan langka bagi perempuan untuk keluar rumah dan bersosialisasi.
Dari sinilah muncul kisah-kisah pertemuan jodoh yang membuat Cap Go Meh kerap dijuluki “Hari Valentine tradisional” dalam budaya Tionghoa.
Makna Cap Go Meh
Cap Go Meh merupakan perayaan hari ke-15 sekaligus penutup rangkaian Tahun Baru Imlek dalam tradisi Tionghoa.
Istilah ini berasal dari dialek Hokkien yang berarti “malam kelima belas”, merujuk pada malam bulan purnama pertama di tahun baru kalender lunar.
Dalam tradisi Tiongkok, Cap Go Meh dikenal sebagai Festival Yuanxiao atau Festival Lampion, yang sarat dengan simbol dan filosofi mendalam.
1. Simbol Kesempurnaan dan Keharmonisan
Cap Go Meh jatuh saat bulan purnama pertama di awal tahun.
Bulan yang bulat penuh melambangkan kesempurnaan, keutuhan, serta keharmonisan dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.
Karena itu, perayaan ini sering dimaknai sebagai harapan agar tahun yang baru berjalan dengan penuh keseimbangan dan kebahagiaan.
2. Cahaya sebagai Lambang Harapan
Tradisi menyalakan lampion menjadi ciri khas utama Cap Go Meh.
Cahaya lampion melambangkan penerangan dalam hidup, mengusir kesialan, serta membawa keberuntungan dan masa depan yang lebih cerah.
Filosofi ini berakar dari tradisi kuno yang berkembang sejak masa Kaisar Han Mingdi pada Dinasti Han.
3. Kebersamaan dan Persatuan Keluarga
Salah satu makna terpenting Cap Go Meh adalah kebersamaan.