Senin, 20 April 2026

Try Sutrisno Wafat

Pramono Anung Kenang Diskusi Bertiga Bareng Megawati dan Try Sutrisno: Beliau Sosok Bapak Bangsa 

Pramono menyebut dalam diskusi-diskusi tersebut, Try Sutrisno selalu menunjukkan komitmen teguh terhadap ideologi negara. 

Tribunnews.com/Alfarizy Ajie Fadhillah
TRY SUTRISNO MENINGGAL- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, saat menyampaikan keterangan kepada awak media di rumah duka Wakil Presiden ke-6 RI, Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno, di Jalan Purwakarta No.6, Mentent, Jakarta Pusat, Rabu (2/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengenang sosok Wakil Presiden ke-6 RI, Try Sutrisno, sebagai negarawan sejati.
  • Dalam kesempatan itu, Pramono juga mengungkapkan dirinya sering berdiskusi mengenai pancasila dan konstitusi dengan Try Sutrisno.
  • Pramono menyebut dalam diskusi-diskusi tersebut, Try Sutrisno selalu menunjukkan komitmen teguh terhadap ideologi negara. 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengenang sosok Wakil Presiden ke-6 RI, Try Sutrisno, sebagai negarawan sejati.

Hal tersebut disampaikan Pramono saat melayat ke rumah duka di Jalan Purwakarta, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (2/3/2026).

Baca juga: Duka Mendalam Istana atas Kepergian Try Sutrisno

Dalam kesempatan itu, Pramono juga mengungkapkan dirinya sering berdiskusi mengenai pancasila dan konstitusi dengan Try Sutrisno.

Diskusi tersebut, lanjut Pramono, tidal dilakukannya hanya mendiang, namun juga bersama Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

Baca juga: Pramono Anung Kenang Try Sutrisno: Bapak Bangsa yang Selalu Pegang Teguh Konstitusi

"Beliau mempunyai kedekatan pribadi dengan Ibu Mega. Saya sering kali diskusi juga bertiga (bersama Megawati dan Pak Try). Beliau adalah sosok Bapak Bangsa yang merangkul semua orang," ujar Pramono kepada awak media.

Pramono menyebut dalam diskusi-diskusi tersebut, Try Sutrisno selalu menunjukkan komitmen teguh terhadap ideologi negara. 

Baginya, urusan Pancasila dan Konstitusi adalah harga mati yang selalu dipegang teguh oleh sang jenderal hingga akhir hayatnya.

"Kalau urusan Pancasila, kemudian Konstitusi kita, itu selalu dipegang teguh. Itulah yang membedakan Pak Try Sutrisno dengan tokoh-tokoh yang lain. Urusan konstitusi itu sesuatu yang inherent (melekat) dalam hidup beliau," tegas Pramono.

Lebih lanjut, Pramono mengaku terakhir bertemu dengan mantan Wakil Presiden RI itu sekitar 5 hingga 6 bulan yang lalu. 

Meski secara fisik kondisi kesehatan sang jenderal mengalami penurunan di usia hampir 90 tahun, namun semangat bicaranya soal bangsa tetap membara.

"Kondisinya memang terakhir-terakhir ini beliau mengalami penurunan (kesehatan), tetapi semangatnya enggak pernah turun. Dalam usia beliau hampir 90 tahun, semangatnya luar biasa," tambahnya.

Baca juga: Try Sutrisno Wafat, Pramono Anung: Beliau Sosok Bapak Bangsa

Jenazah Jenderal Try Sutrisno rencananya akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, siang ini setelah prosesi salat jenazah di Masjid Sunda Kelapa.

Pantauan Tribunnews di TMP Kalibata, pengamanan ketat sudah mulai diberlakukan di area pemakaman. 

Personel gabungan TNI dan Polri tampak bersiaga di setiap sudut untuk memastikan kelancaran upacara pemakaman secara militer.

Tenda-tenda protokol dan kursi bagi tamu undangan pejabat negara juga telah tertata rapi. 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved