Iran Vs Amerika Memanas
Perang Iran Vs AS-Israel Dikhawatirkan Picu Krisis Energi, Dampaknya Bisa Hantam Indonesia
Ali menilai konflik di kawasan Teluk bukan sekadar perang regional, melainkan berpotensi menimbulkan efek domino secara global.
Ringkasan Berita:
- Ali menilai konflik tersebut tidak membawa keuntungan bagi pihak mana pun dan berpotensi berdampak serius terhadap Indonesia.
- Ali menilai konflik di kawasan Teluk bukan sekadar perang regional, melainkan berpotensi menimbulkan efek domino secara global, terutama di sektor energi.
- Dia menyinggung ancaman penutupan Selat Hormuz yang disebut berada di bawah kendali Iran dan didukung Rusia.
TRIBUNNEWS.COM, JAWA TIMUR - Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali menyayangkan pecahnya konflik Iran vs Amerika Serikat-Israel.
Ali menilai konflik tersebut tidak membawa keuntungan bagi pihak mana pun dan berpotensi berdampak serius terhadap Indonesia.
Baca juga: Ahmad Ali PSI Sebut Tak Rasional Komisi II DPR Undang Partai Nonparlemen Bahas RUU Pemilu
“Setiap perang pasti tidak ada keuntungan. Baik yang menyerang maupun yang diserang, yang ada pasti kerugian dan korban,” kata Ali saat ditemui di Kediri, Senin (2/3/2026).
Dia mengungkapkan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep turut menaruh kekhawatiran atas eskalasi konflik tersebut dan meminta doa agar perang tidak berlangsung lama serta tidak berdampak pada Indonesia.
Baca juga: Putri Eks Kapolri Da’i Bachtiar Gabung PSI, Ahmad Ali: Tambah Energi Baru di Jawa Barat
“Mas Ketum juga minta untuk didoakan semoga perang yang sedang berjalan tidak berlangsung panjang dan tidak berdampak terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.
Ali menilai konflik di kawasan Teluk bukan sekadar perang regional, melainkan berpotensi menimbulkan efek domino secara global, terutama di sektor energi.
Dia menyinggung ancaman penutupan Selat Hormuz yang disebut berada di bawah kendali Iran dan didukung Rusia.
“Kita tahu Selat Hormuz itu jalur pelayaran yang mensuplai sekitar 20 persen minyak dunia. Bisa dibayangkan dampaknya seperti apa, termasuk bagi negara kita seperti Indonesia yang masih sangat tergantung pada impor bahan bakar,” jelasnya.
Menurutnya, gangguan pada jalur strategis tersebut berisiko memicu lonjakan harga energi dunia dan menekan perekonomian nasional.
Karena itu, PSI berharap konflik dapat segera diredam melalui jalur damai.
“Semoga ini tidak terjadi panjang. Itu tadi, Mas Kaesang selalu menitipkan doa kepada para kiai agar kita saling mendoakan supaya konflik ini tidak berdampak panjang,” tambahnya.
Soal kemungkinan Presiden Prabowo Subianto berperan sebagai juru damai antara Iran melawan Israel-Amerika Serikat, Ali memilih tidak berkomentar lebih jauh.
“Ya pasti sebuah arah menuju perdamaian pasti kita dukung, tapi selanjutnya saya tidak mau mengomentari,” pungkasnya.
Baca juga: 13 Pengurus DPC PSI Semarang Mundur, Ahmad Ali Sebut Ada Pihak ‘Menggoreng’ Riak Internal
Untuk diketahui Iran menutup Selat Hormuz untuk pelayaran internasional setelah serangan gabungan AS dan Israel. Penutupan selat yang menghubungkan Teluk Oman dan Teluk Persia ke Laut Arab tersebut diumumkan oleh Garda Revolusi Iran (IRGC).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ahmad-ali-di-jawa-timur.jpg)