OTT KPK di Pekalongan
Mitos Bupati Pekalongan 2 Periode Berturut-turut dan Fadia Arafiq Ditangkap KPK
Penangkapan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam OTT Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkit mitos soal bupati di Pekalongan.
Ringkasan Berita:
- Penangkapan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam OTT KPK mengungkit mitos soal bupati di Pekalongan.
- Cerita yang berkembang, tidak ada bupati Pekalongan yang bisa menjabat dua periode berturut-turut.
- Sejak pemilihan kepala daerah (pilkada) 2001, belum ada bupati yang berhasil mempertahankan posisinya di periode berikutnya.
- Terpilihnya Fadia Arafiq di Pilkada 2024 bersama Sukirman, sempat diyakini menjadi bukti mitos itu terpatahkan.
TRIBUNNEWS.COM, PEKALONGAN - Penangkapan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkit mitos soal bupati di Pekalongan.
Cerita yang berkembang, tidak ada bupati Pekalongan yang bisa menjabat dua periode berturut-turut.
Untuk diketahui sejak pemilihan kepala daerah (pilkada) 2001, belum ada bupati yang berhasil mempertahankan posisinya di periode berikutnya.
Terpilihnya Fadia Arafiq di Pilkada 2024 bersama Sukirman, sempat diyakini menjadi bukti mitos itu terpatahkan.
Hal ini juga dibenarkan Fadia Arafiq saat tasyakuran kemenangan Pilkada 2024 di Desa Bugangan, Kecamatan Kedungwuni pada 16 Desember 2024 malam.
Baca juga: KPK Tangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq di Hotel Kawasan Ikonik Simpang Lima Semarang
"Alhamdulillah, saya bersama pak Sukirman bisa mematahkan mitos itu."
"Ini bukan semata-mata kemenangan pribadi, tetapi kemenangan kita semua yang percaya dan bekerja bersama untuk Kabupaten Pekalongan," kata politisi Partai Golkar itu.
Satu Tahun Usai Dilantik di Periode Kedua, Fadia Arafiq Kena OTT KPK
Namun, satu tahun setelah dilantik di periode kedua, politisi Partai Golkar itu terjaring OTT KPK.
Dalam sejarah OTT KPK, kepala daerah yang terjerat kasus dugaan korupsi yang ditangani, bakal lengser sebelum masa jabatan berakhir.
Daftar Bupati Pekalongan
Berikut daftar Bupati Pekalongan sejak 2001 yang hanya bertahan satu periode:
1. Amat Antono (2001-2006).
2. Siti Qomariyah (2006-2011).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Bupati-Pekalongan-Fadia-Arafiq-kolase-3.jpg)